Round-Up

Trena dan Treni, Terpisah Saat Konflik Ambon-Berjumpa di Tasikmalaya

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 25 Okt 2020 09:56 WIB
Saudara kembar trena treni akhirnnya bertemu
Foto: Pertamuan Trena dan Treni (Deden Rahadian/detikcom).

Selain itu, Trena menyebut hanya butuh waktu satu jam saja untuk meyakinkan hati kalau Treni adalah adik kembarnya. Pasalnya dia memang sudah lama diberitahu ayahnya memiliki adik kembar.

"Saya hanya beberapa jam saja pas melihat TikTok. Ah saya yakin dia adik kembar yang kata bapak hilang," sebutnya.

Sementara itu Treni, harus membutuhkan waktu satu hari untuk meyakinkan hatinya. "Saya butuh sehari. Setelah suami juga meyakinkan lihat foto. Ini wajahnya kamu banget kata suami. Saya searching di Facebook akhirnya saya yakin," tambah Treni.

Ucapan syukur, disampaikan ayah Trena dan Treni, Enceng Yadi. Ia berterima kasih kepada Allah dan mengaku senang bisa menemukan anaknya yang hilang puluhan tahun.

"Alhamdulillah perasaannya senang yah campur aduk. Bersyukur sama Allah SWT. Karena sekian lama mencari baru ketemu ternyata dari TikTok," ujar Enceng.

Sementara itu, Rini sebagai ibu asuh Treni di Blitar mengaku selama puluhan tahun kesulitan mencari Ayah kandung Treni. Ia juga senang kenyataan anak asuhnya yang memiliki saudara kembar akhirnya diketahui dan dipertemukan langsung.

"Saya mau cari gimana alamatnya saja enggak tau dimana. Dia diambil pas kecil banget usia dua bulan kalau gak salah dulu waktu kerusuhan Ambon," terang Rini.

Seperti diketahui, Trena Treni terpisah akibat konflik Ambon pada 1999. Ayahnya yang sibuk mengurusi ibu mereka di rumah sakit, terpaksa menitipkan satu anak kembar yakni Treni ke tetangga yang sesama transmigran dari Jawa.

Ketika Ambon berkecamuk, ayah mereka hanya menemukan Trena. Sementara Treni kabarnya sudah dibawa tetangganya pulang ke Jawa. Namun posisi Jawa bagian mana, keluarga ini kehilangan jejak. Treni pun bak hilang ditelan bumi.

Halaman

(wip/mso)