Gelapkan Duit Rp 570 Juta untuk Trading, Bendes di Serang Jadi Tersangka

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 19:16 WIB
Poster
Ilustrasi (Ilustrator: Edi Wahyono)

Anggaran desa Rp 570 juta itu katanya untuk pembangunan program desa. Sebagian uangnya juga digunakan untuk bantuan dana desa untuk warga yang terdampak COVID-19.

"Itu anggaran dana desa, terbagi dari kegiatan pembangunan ada buat BLT," ujar Indra.

Sejauh ini NH melakukan penggelapan dana desa seorang diri. Polisi sudah memeriksa staf desa, kepala desa sampai pihak kecamatan atas kasus ini. Tersangka saat ini ditahan dengan barang bukti buku tabungan termasuk rekening koran.

Pelaku diancam Pasal 2, 3 dan Pasal 8 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. "Kita fokus ke tipikor karena dia menggelapkan dana desa," kata Indra.

Halaman

(bri/bbn)