Demi Dapatkan Bantuan Rp 2,4 Juta, Ribuan Warga Tasik Berdesakkan dan Saling Dorong

Deden Rahadian - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 13:07 WIB
Ribuan warga Tasik antre untuk bantuan Rp 2,4 juta
Foto: Deden Rahadian
Tasikmalaya -

Ribuan warga mendatangi Kantor Koprasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kota Tasikmalaya, Rabu (21/10/2020). Mereka berniat mendaftar program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM). Mereka berdesakkan dan abai protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19.

"Mereka ini ajukan Pendaftaran Program BPUM yang diperpanjang", Kata Muhammad Firmansyah, Kadid KUMKM Dan Perdagangan Kota Tasikmalaya di Kantornya.

Banyaknya pemohon membuat Pihak Dinas KUMKM dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Membatasi jumlah pendaftar hanya 300 orang saja per hari. Akibatnya, pemohon berdesakan hingga abaikan protokol kesehatan demi mendapatkan nomor antrean pendaftaran.

"Kami kewalahan dengan banyaknya pendaftar. Ini lebih dari seribu. Padahal, kami tidak umumkan karena untuk antisipasi Covod 19. Mereka ternyata taunya dari Medsos. Jadi pemohon bisa saja mendaftar di kecamatan nanti kolektif dikirim ke kami," ujar Muhammad Firmansyah, Kadis KUMKM Dan Perdagangan Kota Tasikmalaya di Kantornya.

Sempat terjadi keributan saat proses pendaftaran. Warga saling dorong demi mendapat nomor antrean. Mereka yang kecewa tidak kebagian sempat memarahi petugas.

"Kamu itu gimana sih kita antre dari pagi malah habis nomor antreanya. Woi kamu saya pecat, kamu gak kasihan sama masyarakat," teriak warga.

Ratusan warga terpaksa pulang dengan tangan hampa. Mereka harus menunda pendaftran hingga esok hari.

"Saya kecewa pak jauh jauh ke sini. Terus antre lama taunya belum bisa daftar," kata Heri.

Ribuan warga Tasik antre untuk bantuan Rp 2,4 jutaRibuan warga Tasik antre untuk bantuan Rp 2,4 juta Foto: Deden Rahadian

Lain halnya dengan yang dialami Endang Warga Indihiang. Meski berhasil mendaftar, ia jatuh sakit di lokasi. Endang alami Keram otot usai berjam jam berdiri.

"Saya sakit kram pak. Ini lama berdiri haduh kaki saya ini memang bermasalah terus setelah patah tulang dua tahun lalu. Saya butuh bantuan ini jadi memaksa ajah antre lama juga," ujar Endang sambil duduk di Aspal Jalan.

Ribuan Pemohon ini mendaftar bantuan BPUM dari pusat untuk UMKM. Mereka akan mendapatkan Rp. 2,4 Juta Rupiah.

(ern/ern)