Tangani Pandemi COVID-19, Guru Besar UI Dorong Peran Puskesmas

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 10:21 WIB
poster
Ilustrasi tenaga kesehatan (Foto: Edi Wahyono)
Bandung -

Guru Besar Universitas Indonesia Prof Akmal Taher menjelaskan soal peran puskesmas yang sangat krusial dalam penangana pandemi COVID-19. Ia pun mengusulkan agar tracing dan testing COVID-19 bisa dilakukan di Puskesmas.

Ia mencontohkan puskesmas di Thailand memiliki peran yang sangat vital dalam penanggulangan wabah. Di Thailand, ujar Akmal, terdapat 10 ribu puskesmas untuk 70 ribu penduduk. Sementara di Indonesia memiliki 10.300 puskesmas untuk 260 juta penduduk.

Sementara itu berdasarkan Pusdatin Kemenkes pada 30 Juni 2019, jumlah puskesmas di Jabar sebanyak 1.072, jumlah tersebut untuk menangani kesehatan 49,3 juta warga Jabar.

"(Puskesmas) itu kekuatan kenapa mereka (Thailand) bisa mencegah dan mendeteksi dini COVID-19. Mereka istilahkan puskesmas mereka punya kemampuan untuk mencegah (COVID-19)," tutur Akmal dalam siaran pers Pemprov Jabar, ditulis Rabu (21/10/2020).

"Jadi kami usulkan tracing dan testing dilakukan di puskesmas, karena kita belum memanfaatkannya. Apalagi jika kita ingin mempertahankan pelayanan dasar kesehatan," tambahnya.

Senior Advisor WHO asal Indonesia Diah Satyani Saminarsih, mengatakan puskesmas adalah kunci untuk mengendalikan pandemi dari hulu karena memiliki jejaring yang sangat luas.

"Investasi di puskesmas, layanan kesehatan dasar, akan menopang kesehatan suatu negara," ujar Diah.

Ia pun menyarankan agar pemerintah bisa mengoptimalkan peran strategis puskesmas dalam penanganan COVID-19.

(yum/mud)