Banjir dan Longsor Terjang Dua Kecamatan di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 23:23 WIB
Ilustrasi Jalan tertutup akibat banjir, pengalihan arus akibat banjir, awas banjir
Foto: Ilustrasi Jalan tertutup akibat banjir (Andhika-detikcom)
Cianjur -

Banjir dan longsor kembali melanda dua kecamatan di selatan Cianjur, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020) malam. Akibatnya lima rumah terendam dan akses jalan lumpuh tertutup longsor.

Informasi yang dihimpun, bencana banjir di Desa Sukamanah dan Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta, serta longsor di Desa Sukamulya, Kecamatan Leles, terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Sebelumnya hujan deras mengguyur sejak pukul 16.00 hingga pukul 20.00 WIB.

"Hujan deras mengguyur selama beberapa jam. Pukul 21.00 kami dapat laporan terjadi bencana di tiga desa di dua kecamatan di Cianjur selatan," ujar Sekretaris BPBD Cianjur Irfan Sopyan saat ditemui di Kantor BPBD Cianjur, Jalan Siliwangi, Selasa (20/10/2020).

Menurut dia, banjir di Agrabinta terjadi akibat luapan air Sungai Cisokan. Tercatat ada lima rumah di Sukamanah yang terendam, sedangkan di Mekarsari sebanyak 60 rumah terancam.

"Laporan sementara ketinggian air setinggi satu meter, namun hanya lima rumah yang terendam. Rumah itu berada di dekat bibir sungai. Untuk pemukiman padat penduduk sebatas terancam," kata Irfan.

Banjir juga merendam lahan pertanian di Mekarsari. "Untuk di Mekarsari pemukiman masih aman, tapi lahan pertanian terendam. Sudah 20 hektare yang terendam," ucap Irfan.

Selain itu, longsor juga kembali terjadi di Desa Sukamulya, Kecamatan Leles. Longsoran menutup badan jalan penghubung antardesa.

"Longsor terjadi di titik yang sama dengan longsoran beberapa waktu lalu. Tim masih melakukan asesmen. Tapi akses untuk mobil dan motor terputus, karena jalan tertutup," ujar Irfan.

(bbn/bbn)