DPT Pilkada Bandung 2,3 Juta Jiwa, Turun Dibanding Pemilu 2019

Muhammad Iqbal - detikNews
Kamis, 15 Okt 2020 22:00 WIB
Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
(Foto: Ilustrasi Fokus Nasib Pilkada Langsung (Andhika Akbaransyah)
Bandung -

KPU Kabupaten Bandung telah menetapkan 2,3 juta daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pilkada 2020. Dari total tersebut, ada penurunan sekitar 4 ribu orang dari DPT pada Pemilu 2019 lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya usai rapat pleno di Kantor KPU, Soreang, Kamis (15/10/2020). Agus menyebutkan, ada 2,3 juta DPT yang ditetapkan oleh KPU.

"Hari ini KPU Kabupaten Bandung mengadakan pleno terbuka penetapan DPT. Tadi sudah kami bacakan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Bandung DPT kita yang laki-laki sejumlah 1.189.772 dan perempuan 1.166.640 sehingga jumlahnya 2.356.412," ujar Agus.

Ketua KPU tersebut mengatakan, dari 2,3 juta pemilih, terjadi penurunan DPT sekitar 4 ribu pemilih dibandingkan pada saat Pemilu 2020. "Jadi turun sekitar 4.247 dari DPT Pileg (dan Pilpres) 2019," kata Agus.

Agus menambahkan, ada sekitar 21 ribu pemilih baru. Pemilih baru tersebut di antaranya berasal dari pemilih yang baru berusia 17 tahun dan ada pula yang pindah TPS.

Selain itu, jumlah TPS pun ikut bertambah akibat adanya batasan jumlah pemilih dalam TPS. KPU pun akan menyediakan TPS yang ditempatkan di sejumlah lembaga pemasyaratakan (lapas).

"Pemilih baru jumlahnya total 21.559 itu sumbernya terdiri dari tanggapan masyarakat, ada yang dari pindah tps. Tapi sekaligus ada juga yang tms (tidak memenuhi syarat) 21.820," katanya.

"TPS kita 6.874. Tadinya 6.872 tapi bertambah untuk lapas dan rutan Polresta," tambahnya.

Ditambahkan Agus, beberapa kecamatan pun menjadi penyumbang DPT terbanyak. Di antaranya Kecamatan Baleendah, Ciparay, Cileunyi dan Majalaya.

"Untuk kecamatan, kalau dari data yang paling tinggi itu 161.139 dari Baleendah. Kemudian 12.326 dari Ciparay. Cileunyi. Majalaya, itu yang biasanya lima besar.

(mud/mud)