Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Tim Riset ITB: Siapkan Tas Siaga

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 30 Sep 2020 12:38 WIB
Ilustrasi tsunami
Ilustrasi tsunami (Foto: Thinkstock)

Abdul menjelaskan, TSB tersebut berisikan dokumen penting keluarga (akte, kartu keluarga, surat kendaraan, dan lainnya), makanan kaleng atau minum untuk minimal 3x24 jam, obat-obatan pribadi, senter, masker. "Intinya tas keperluan pribadi yang diperlukan saat bencana atau dalam kondisi darurat," kata Abdul menjelaskan.

Selain itu, peran pemerintah daerah dalam menyikapi hasil riset ini dirasa sangat penting untuk melakukan kebijakan mitigasi. Abdul mengatakan, Pemda wajib menyusun rencana penanggulangan bencana berbasis kajian risiko bencana yang lebih detil di daerah masing-masing.

"Rencana penanggulangan bencana ini nanti akan diturunkan menjadi rencana kontijensi yang berisikan skenario siapa berbuat apa dalam konteks kedaruratan. Semua daerah kabupaten-kota harus memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana dan rencana kontijensi," ucapnya.

Dia menegaskan, hasil riset yang dilakukannya bersama Endra Gunawan dan Sri Widiyantoro harus diluruskan mengenai tujuannya untuk memberikan informasi mengenai potensi gempa yang mungkin terjadi di Selatan Jawa. "Bukan prediksi atau estimasi kapan terjadinya gempa dan tsunami tersebut yang bisa menggiring opini bahwa seakan-akan dengan keluarnya kajian ini, gempa dan tsunami juga akan segera terjadi di Selatan Jawa. Bukan demikian," tutur Abdul menegaskan.

Halaman

(bbn/bbn)