Sebulan Satpol PP Bandung Kumpulkan Denda Rp 7 Juta dari Pelanggar Prokes

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 15:44 WIB
Satpol PP Kota Bandung melakukan sidak masker kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga Kota Bandung. Sidang digelar di Balai Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).
Satpol PP Bandung tindak pelanggar protokol kesehata (Foto: Wisma Putra/detikcom).
Bandung -

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menindak sejumlah pelanggar protokol kesehatan selama pelaksanaan Adptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diperketat. Selama satu bulan, petugas mengumpulkan Rp 7 juta dari sanksi denda.

"Pengenaan sanksi administrasi, jadi kita dari tanggal 1-23 september itu kurang lebih mengumpulkan Rp 7 juta," ucap Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi kepada wartawan, Senin (28/9/2020).

Rasdian mengatakan pemberian sanksi denda ini lebih ditekankan pada pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan sesuai aturan Perwal nomor 46 tahun 2020. Menurut Rasdian, selama periode 1 sampai 23 September, ada sekitar 130 badan usaha yang di sidak dan terbukti melanggar aturan.

Pelanggaran yang dilakukan beragam mulai dari buka di luar waktu yang sudah ditetapkan hingga buka tanpa izin.

"Kemudian yang badan usaha ada 130 titik, itu ditemukan juga ada kegiatan baik penutupan seperti kafe, rumah makan, pusat perbelanjaan, mal, tempat hiburan, itu sudah ada 19 yang kita kenakan sanksi berat," tuturnya.

Sementara itu terkait pelanggar perorangan, sejauh ini belum ada yang dikenakan sanksi denda. Pemberian sanksi baru berupa lisan dan tertulis.

"Ya itu kan ada teguran lisan, ditegur bagi dia yang tidak menggunakan masker sebagaimana mestinya, jadi kita tegur dia teguran lisan langsung dipakai maskernya, sisanya yang banyak itu berikan teguran lisan dan tertulis dan sanksi sosial. Karena kalau kita tingkatkan ke sanksi yang berat, dia kena sanksi administrasi denda, kita kesulitan menemukan objek yang sama, belum tentu besoknya kita temukan orang yang sama," tuturnya.

Rasdian menambahkan sejauh ini ada sekitar 300 orang yang ditindak akibat melanggar protokol kesehatan seperti tak menggunakan masker.

"Kita berikan teguran lisan, disamping itu pemberian sanksi sosial, baik tindakan disiplin maupun kegiatan yang misalkan ngumpulkan sampah," ujarnya.

(dir/mso)