Ancaman Nyata Tsunami di Selatan Jawa, 11 Kejadian dalam 2 Abad Terakhir

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2020 19:03 WIB
Ilustrasi tsunami
Ilustrasi tsunami (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Sisi selatan pantai Jawa dibayangi potensi tsunami setinggi 14 - 20 meter dari sumber gempa besar (megathrust) pada masa mendatang. Skenario terburuk itu terjadi, andaikata semua segmen-segmen megathrust di sepanjang Jawa pecah secara bersamaan.

Ancaman bencana itu muncul ke permukaan setelah Peneliti ITB Sri Widiyantoro membuat sejumlah pemodelan untuk menilai bahaya inundasi atau fenomena banjir di kawasan pesisir akibat pasang/surut air laut. Dari hasil pemodelan, kawasan selatan pantai Jawa Barat dan Jawa Timur kan kena dampak tsunami.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat sejak tahun 1818 telah terjadi 11 kali tsunami di sisi selatan pantai Jawa.

Dimulai dari Tsunami Banyuwangi (1818), Tsunami Bantul (1840), Tsunami Tulungagung (1859), Tsunami Kebumen (1904), Tsunami Jember (1921), Tsunami Pangandaran (11/09/1921) , Tsunami Banyuwangi (1925) , Tsunami Purworejo (1957), Tsunami Banyuwangi (03/06/1994), Tsunami Pangandaran (17/7/2006), Tsunami Jawa Barat Selatan (02/09/2009).

Kassubag Mitigasi Gempa PVMBG Akhmad Solihin mengatakan belasan kejadian tsunami tersebut dipicu oleh gempa bumi. "Itu khusus tsunami yg dipicu oleh gempa bumi," ucap Akhmad saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/11/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2