Situ Cigangsa Mengering, Ratusan Hektar Sawah Terancam Kekeringan

Dian Firmansyah - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 17:51 WIB
Pintu air Situ Cigangsa
Foto: Pintu air Situ Cgangsa (Dian Firmansyah/detikcom).
Purwakarta -

Musim kemarau yang sudah melanda dalam beberapa bulan terakhir, membuat situ Cigangsa, di Kecamatan Cempaka, Purwakarta, Jawa Barat mengering. Akibatnya area pesawahan yang berada di tega desa di kawasan tersebut terancam tidak mendapat pasokan air yang cukup.

Menurut penjaga Situ Cigangsa Abah Sawa, penyusutan air sudah terjadi dalam waktu 1 bukan tiga Minggu terakhir. Selain tidak adanya hujan, kondisi tanah yang kurang baik membuat air situ cepat mengering.

"Ya kalau musim kemarau pasti kering. Posisi tanah dengan pintu air itu kurang baik, idealnya tanah di sekitar pintu air di bawah 1 meter, kalo ini kan pintu air di bawah tanah jadi air terus ngalir jadi cepat kering," ucap Abah kepada detikcom, Rabu (09/09/2020).

Sawa menyayangkan luas lahan yang kini semakin berkurang. Sebelumnya Situ Cigangsa ini mengairi sawah seluas 350 hektare untuk dua kecamatan. Namun karena banyaknya pembangunan pabrik dan perumahan luas wilayah yang masih teraliri air Situ Cigangsa hanya lebih dari 100 hektare.

Pantauan detikcom di lokasi, tanah Situ Cigangsa yang mengering, kini di tumbuhi rumput liar di seluruh sisi situ. Kondisi ini banyak di manfaatkan warga untuk pakan ternaknya.

"Alhamdulillah walaupun kering gini ada manfaat, setelah kering timbul rumput kan, banyak masyarakat di wilayah kami tujuan ke Situ Cigangsa itu ngambil rumput untuk pakan ternak," ungkapnya.

Penjaga situ berharap agar adanya kembali pengerukan secara menyeluruh di areal situ agar data tampung air di musim penghujan dapat bertambah, hal ini diharapkan dapat menolong para petani di musim kemarau ini untuk pengairannya sawah mereka yang terancam kekeringan.

(mso/mso)