Musim Kemarau, Sawah di Subang Terancam Gagal Tanam

Dian Firmansyah - detikNews
Senin, 10 Agu 2020 11:31 WIB
Area sawah di Kabupaten Subang mengalami kekeringan imbas musim kemarau.
Area sawah di Kabupaten Subang mengalami kekeringan imbas musim kemarau (Foto: Dian Firmansyah/detikcom).
Subang -

Memasuki musim kemarau, area sawah di Kabupaten Subang mulai mengering. Kondisi itu bisa mengancam padi yang baru saja ditanam mati.

Menurut Karno, salah seorang petani di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang mengungkapkan sudah lebih dari satu bulan area sawahnya kurang pasokan air. Akibatnya tanah sawah mulai mengering dan mengancam tanaman padi yang sudah ditanam mati.

"Enggak ada hujan, air di sana kan di gilir nah airnya tidak mencukupi sedangkan hujan udah enggak ada," ucap Karno ketika menunjukkan tanaman padinya yang kekeringan, Senin (10/08/2020).

Dia menjelaskan, selain tidak adanya hujan, pasokan air di area pesawahan diberlakukan sistem giliran. Namun demikian tetap saja air yang mengairi sawahnya tidak mencukupi.

Pantauan detikcom dilokasi, tanah sawah di lokasi itu sudah mulai mengering. Hamparan sawah yang sudah menghijau terancam gagal tanam karena kurang pasokan air.

"Usia padi ada 20 harian mah, kalo gini terus ya terancam gagal tanam. Bisa rugi Rp 5 juta per hektare. Ini ada sekitar 30 hektare (mulai kekeringan)," ungkapnya.

Untuk menghindari kerugian yang lebih besar, petani terpaksa merogoh kocek kembali untuk penyedotan sisa-sisa air yang ada.

Tonton video 'BMKG: 64% Wilayah di Indonesia Memasuki Musim Kemarau':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)