Kasus Paket Kurban, 'Big Boss' Cianjur Punya 76 Anak Buah

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 16:09 WIB
Rumah mewah milik HA, terlapor kasus dugaan penipuan investasi paket kurban dipasang garis polisi
Rumah mewah milik HA, terlapor kasus dugaan penipuan paket kurban (Foto: Ismet Selamet/detikcom).
Sukabumi -

HA, 'big boss' investasi diduga bodong di Cianjur menebar pesona dengan paket investasi terjangkau mulai dari elektronik, perlatan rumah tangga, kendaraan bermotor, kurban hingga umrah.

Dalam menjalankan aksinya, HA tidak sendirian dia dibantu kaki tangan yang berstatus sebagai ketua paket. Tugas ketua mengumpulkan setoran paket dari para resseler yang jumlahnya ratusan orang. Masing-masing resseler bahkan memiliki resseler lainnya.

"Reseler itu (tugasnya) mencari konsumen, konsumen saya banyak ratusan pokonya total uang sudah sekian ratus juta, uang itu di setorkan ke ketua terus oleh ketua itu di setor lagi ke pemilik yakni bu HA," kata perempuan inisial Im, seorang resseler paket yang juga seorang buruh di salah satu pabrik di kawasan Sukalarang, Selasa (4/8/2020).

Im membenarkan soal jumlah kaki tangan berstatus ketua yang dimiliki oleh HA. Mereka berjumlah 76 orang yang bertugas menampung uang dari para resseler.

"Dari pemilik bernama HA ini punya ketua 80 orang yang mengundurkan diri 4 orang jadi sisanya 76 orang, jadi yang berhadapan dengan konsumen ini ya kami ini yang berstatus resseler," keluh Im.

Im sendiri mengaku belum pernah berkomunikasi langsung dengan HA. Menurutnya hal itu adalah ranah para ketua.

"Saya dari gabung sama bu HA sudah ada sekitar 3 tahun lebih, dulu waktu paket pertama yang barang elektronik Alhamdulillah lancar. Pas Januari lalu mentok di situ sofa ada yang belum keluar, kulkas, TV, nah kalau TV full semua konsumen belum ada yang nerima. Terus perabot dispenser, cuma ini pas pencairan uang belum ada yang cair," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2