ADVERTISEMENT

Trio Pemalsu Pestisida Ditangkap Polres Garut

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 12:54 WIB
Pemalsu Pestisida di Garut
Salah satu pemalsu pestisida saat diperiksa polisi. (Foto: istimewa)
Garut -

Satreskrim Polres Garut mengungkap praktik pembuatan pestisida palsu yang selama ini beredar di pasaran. AM, DR, dan HE, trio pria asal Tasikmalaya ini terpaksa berurusan dengan polisi.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari kecurigaan masyarakat terkait pestisida murah. "Ada masyarakat yang curiga harga pestisida yang dijual di toko lebih miring. Harganya bisa setengah harga produk asli," kata Maradona kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Polisi yang menerima laporan tersebut kemudian melakukan penyelidikan. Polisi menangkap DR dan HE yang bertugas sebagai kurir barang. Keduanya ditangkap saat mengedarkan pestisida palsu ke beberapa toko di Garut.

"Setelah menangkap DR dan HE, kita lakukan pengembangan ke Tasikmalaya," ujar Maradona.

Dalam pengembangan tersebut, polisi menangkap AM. AM diketahui merupakan otak di balik pembuatan pestisida palsu. Ia diciduk polisi di tempat pembuatan pestisida palsu yang berlokasi di Tasikmalaya.

Pestisida palsu yang dijual kawanan ini, sambung Maradona, memiliki fisik yang sangat mirip dengan produk asli. Mulai dari kemasan, hingga warna pestisida.

"Yang beredar di pasaran sudah kita tarik sebagai barang bukti," kata Maradona.

Ketiga pelaku kini ditahan di Mako Polres Garut. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 100 ayat 1 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis serta Pasal 60 ayat 1 Undang-Undang Nomor 12 tahun 1992 Tentang Sistem Budidaya Tanaman.

"Ancaman hukumannya maksimal 10 tahun," ucap Maradona.

(bbn/bbn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT