Lebih dari 1.500 TNI Polri Ikuti PKB Juang Virtual

Siti Fatimah - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 13:22 WIB
tni polri ikuti pkb juang secara virtual
Foto: Siti Fatimah
Bandung -

Sebanyak 1.543 orang TNI dan Polri mengikuti pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan (PKB Juang) secara virtual yang dilakukan dari masing-masing lokasi seperti Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Darat (Sesko AD) di Jalan Gatot Subroto, Sesko AU di Lembang juga Sesko AL di Jakarta.

Kegitan ini baru pertama kalinya dilakukan secara virtual, mengingat kondisi saat ini dihadapkan dengan pandemi COVID-19.

Komandan Seskoad Mayjen TNI Anton Nugroho mengatakan, pada tahun ini panitia penyelenggara dilakukan oleh Sekolah Staf dan Komandan Angkatan Udara (Sesko AU). Dia mengatakan, meskipun digelar secara virtual namun kegiatan tetap dapat berjalan dengan lancar.

"Kegiatan hari ini kita ada PKB juang yang mana sudah kita laksanakan seminar diliput langsung lewat online," kata Mayjen TNI Anton kepada wartawan di Seskoad Bandung, Selasa (28/7/2020).

Dia mengatakan, sinergitas Polri dan TNI menjadi pembahasan yang paling ditonjolkan pada pembekalan PKB Juang. "Lebih menonjolkan sinergitas TNI Polri dan kami sangat mendapatkan pencerahan untuk masalah itu. Ini menjadi pembelajaran bagi Pasis (Perwira Siswa) Seskoad," ujarnya.

Mayjen Anton berharap, pelaksanaan PKB Juang kali ini dapat dimaksimalkan oleh para Pasis. Terlebih, pihaknya sangat mendukung sinergitas antara TNI dan Polri dalam pembangunan bangsa yang dapat dilihat dari Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

"Harapan kita semakin solid bersama dengan TNI Polri dan lebih ditonjolkan peningkatan SDM unggul akhirnya yang akan didapat adalah untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia," katanya

Peserta pembekalan ini terdiri dari 267 Pejabat Lembaga Pendidikan TNI dan Polri, dan 1.276 Perwira Siswa atau Peserta Didik terdiri atas 214 orang dari Sesko TNI, 103 orang dari Sespimti Polri, 251 orang dari Sespimmen Polri, 453 orang dari Seskoad, 241 orang dari Seskoal dan 235 orang dari Seskoau.

PKB Juang ini merupakan salah satu program kurikulum Pendidikan di bawah Departemen Kejuangan. Menghadirkan sejumlah materi pembekalan yang dibawakan oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz. Ditambah dengan Panelis Rektor Universitas Padjajaran Rina Indiastuti dan Pakar Politik Susaningtyas Nefo Handayani.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai salah satu pemberi arahan ingin adanya terobosan-terobosan sehingga cara kerja tidak lagi bertele-tele. Jokowi mengingatkan bahwa kini negara pemenang adalah negara yang bisa mengalahkan negara yang lambat.

"Kita perlu budaya baru dalam kerja yang lebih cepat, harus berani melakukan shortcut, sehingga cara kerja tidak betele-tele dan lamban. Saya sampaikan bukan negara besar kalahkan yang kecil, kalau itu yang lalu iya seperti itu, negara besar mengalahkan yang kecil. Kalau sekarang dan yang akan datang, negara cepat kalahkan yang lambat. Artinya yang cepat yang akan menang," ujar Jokowi saat memberikan arahan kepada peserta Program Kegiatan Bersama Kejuangan Tahun Anggaran 2020 yang disiarkan di saluran YouTube Setpres, Selasa (28/7/2020).

(ern/ern)