Round-Up

Aksi Durjana Suami Jual Istri hingga Gadis Diperkosa 7 Pemuda di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 10:55 WIB
Pemerkosa Gadis SMP di Cianjur
Sejumlah pemuda yang memperkosa gadis Cianjur (Foto: Ismet Selamet)

Yang lebih memprihatinkan, kasus itu terungkap saat momen Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020) lalu.

Kelakuan bejat para pelaku itu bermula ketika korban dijemput kekasihnya di rumah untuk berkumpul dengan teman-temannya. Di lokasi, korban yang masih duduk di bangku SMP dicekok minuman keras dan pil 'setan'.

Begitu korban pingsan, tujuh pelaku menyetubuhi korban secara bergiliran.

Korban yang semula dijemput kekasih yang juga menjadi salah seorang pelaku, malah ditinggalkan begitu saja di sebuah warung usai mendapat tindakan bejat tersebut.

Akibat dicekok miras dan pil 'setan', korban juga muntah darah.

"Di rumahnya korban muntah darah dengan kondisi tubuh yang masih lemas. Kami langsung bawa ke puskesmas," ujar Ipid Saputra.

Ketua Harian P2TP2A Kabupaten Cianjur Lidya Indiyani Umar, mengatakan Hari Anak Nasional yang diperingati 23 Juli seharusnya menjadi momen untuk peningkatan perlindungan dan pemenuhan anak.

Sayangnya di Cianjur, malah terjadi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

"Apalagi pelakunya sampai tujuh orang, disetubuhi secara bergiliran. Kami sangat prihatin dengan kasus ini. Bahkan ini duka untuk Cianjur di momen Hari Anak Nasional," kata Lidya.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Anton, mengatakan ketujuh pelaku yakni DD, SP ,ABD, DN, KP ,YD, dan RN sudah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polres Cianjur. Mereka diancam pasal 81 Ayat (2) UU RI nomor 17/2016 tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23/2002 tentang perlindungan anak.

"Ancaman minimal 3 tahun penjara maksimal 15 tahun penjara," ujar Anton.

Halaman

(mud/mud)