Bejat! PNS Purwakarta Sodomi Sejumlah Remaja-Bocah di Karawang

Luthfiana Awaluddin - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 10:34 WIB
Ilustrasi Pencabulan Anak. Andhika Akbarayansyah/detikcom.
Ilustrasi pencabulan (Foto: Andhika Akbarayansyah)
Karawang -

Seorang PNS tenaga kesehatan asal Purwakarta, SPD (44) ditangkap setelah mencabuli banyak anak laki-laki di Karawang. Aksi bejat SPD akhirnya terbongkar setelah mencabuli dua bocah di dalam toilet pasar.

"Usai mencabuli korban, oknum PNS ini kerap memberikan uang. Nilainya variatif antara Rp 30 hingga Rp 50 ribu," ujar Wakapolres Karawang, Kompol Faisal Pasaribu saat jumpa pers di Mapolres Karawang, Kamis (16/7/2020).

Faisal menuturkan pria yang bekerja di puskesmas itu kerap mencari mangsa di wilayah Cikampek. Korban terakhirnya adalah sejumlah remaja dan bocah; DV (16), IG (16), SF (15), BS (13) dan AN (17).

"Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari korban lain. Karena pelaku melakukan kejahatannya sejak tahun 2017," ujar Faisal.

Untuk menjaring mangsa, SPD juga menggunakan media sosial. Polisi menemukan banyak jejak chatting di akun SPD kepada sejumlah bocah laki-laki.

"Pelaku mengirim pesan bernada ajakan dan bujuk rayu kepada sejumlah akun remaja laki-laki," ujar Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Bimantoro Kurniawan.

Namun, kata Bimantoro pelaku juga kerap mencari mangsa ke Karawang menggunakan sepeda motor. "Pelaku berkeliling mencari anak-anak yang sedang main di halaman masjid atau taman perumahan," ujarnya.

Akibat perbuatannya, SPD dijerat pasal 82 Ayat 1 UU RI no.17 tahun 2016 tentang undang-undang perlindungan anak. "Ancaman hukumannya penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar rupiah," kata Bimantoro.

Tonton video 'Sodomi 15 Siswa, Guru di Surabaya Dituntut Kebiri Kimia':

(mud/mud)