Mayoritas Pendatang, Klaster Pusdikpom Tak Masuk Data Corona Cimahi

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 17:04 WIB
Pusdikpom Kodiklat AD
Pusdikpom Cimahi (Foto: Whisnu Pradana)
Cimahi -

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi masih menunggu arahan dari Kodiklat TNI AD untuk memasukkan data pasien positif COVID-19 klaster Pusdikpom ke data COVID-19 Kota Cimahi.

Hal tersebut lantaran mayoritas siswa dan organik di lingkungan Pusdikpom yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 101 orang tidak memiliki KTP Cimahi.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengungkapkan meski saat ini belum dimasukkan ke basis data penderita COVID-19 di Cimahi namun sudah ada basis data tersendiri dari internal TNI AD.

"Sampai sekarang masih menunggu arahan dulu dari Kodiklat TNI AD soal data ini, jadi belum kita masukkan ke data COVID-19 Cimahi. Tapi sebetulnya sudah tercantum di data TNI," ungkap Chanifah kepada detikcom, Selasa (14/7/2020).

Pihaknya akan memasukkan personel TNI di lingkungan Pusdikpom jika merupakan warga Cimahi dibuktikan dengan kepemilikan KTP Cimahi.

"Kita akan memasukkan mereka ke data COVID-19 Cimahi kalau warga Cimahi dan punya KTP Cimahi. Karena kan kebanyakan itu dari luar daerah, ada Palembang, Jawa Tengah, dan daerah lainnya," katanya.

Kendati demikian, pihaknya tetap memberikan pelayanan pengawasan kesehatan bagi para personel Pusdikpom yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Sebetulnya yang terpenting kan mereka ini terpantau kondisi kesehatannya. Kita lakukan pemantauan kondisi kesehatan setiap hari dan mereka dalam kondisi yang sehat sebetulnya," jelasnya.

Hingga Selasa sore, data penderita COVID-19 di Kota Cimahi ada sebanyak 108 orang. Rinciannya 24 orang positif aktif, 80 dinyatakan sembuh, dan empat orang meninggal dunia.

(mud/mud)