ASN dan Honorer Disdukcapil Cirebon Jadi Tersangka Pungli

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 15:00 WIB
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi
Foto: Sudirman Wamad
Cirebon -

Polisi menetapkan dua tersangka terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) pungli pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

"Dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu PH dan AS. PH statusnya aparatur sipil negara (ASN), dan AS statusnya honorer," kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi kepada awak media di Mapolresta Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (14/7/2020).

Syahduddi mengatakan penetapan dua pegawai karena telah memenuhi alat bukti, termasuk barang bukti berupa uang jutaan rupiah dari tangan tersangka. Selain mengamankan dua tersangka, Satgas Saber Pungli Jabar juga mengamankan tiga orang lainnya yakni MSE, B dan MS.

"Tiga orang lain, yaitu MSE yang juga menjabat sebagai kabid, kemudian B dan MS masih kita dalami. Karena belum memenuhi alat bukti," kata Syahduddi.

Lebih lanjut, Syahduddi menerangkan tersangka memungut sejumlah uang kepada masyarakat yang mengajukan pembuatan dokumen kependudukan. "Ya rata-rata yang e-KTP ilang, perpanjang dan lainnya. Pendalaman masih kita lakukan. Selain uang, barang buktinya juga ada blangko e-KTP," kata Syahduddi.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sekitar Rp 11 juta. "Tersangka kita jerat undang-undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan. Ancaman hukumannya enam tahun penjara," kata Syahduddi menambahkan.

Sebelumnya, Satgas Saber Pungli Jabar meringkus sejumlah pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon pada 24 Juni lalu. Satu di antaranya merupakan Kabid Pendaftaran Kependudukan.

(ern/ern)