Kerap Resahkan Warga, Pria ODGJ di Sukabumi Diamankan Polisi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Senin, 13 Jul 2020 18:51 WIB
Pria gangguan jiwa resahkan warga di Sukabumi diamankan polisi
Pria gangguan jiwa resahkan warga di Sukabumi diamankan polisi (Foto: Istimewa)
Sukabumi -

Seorang pria gangguan jiwa diamankan anggota Polsek Jampang Tengah, Sukabumi. Selain dianggap meresahkan, pria inisial FU (46) ini sering kelayapan dengan membawa golok.

Kapolsek Jampang Tengah AKP Usep Nurdin mengatakan, pria tersebut dilaporkan oleh warga Desa Bojongtipar karena kerap menenteng senjata tajam jenis golok.

"Pria itu sering keliling kampung sambil membawa golok. Karena dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan, akhirnya pria dengan gangguan jiwa itu, kami bawa ke Mapolsek Jampang Tengah," jelas Usep kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Sebelumnya FU sempat diamankan warga yang kemudian melapor ke Mapolsek Jampang Tengah. Begitu polisi datang, pria itu lantas diamankan.

Keterangan dari pihak keluarga, dijelaskan Usep, FU sudah tiga tahun mengidap gangguan kejiwaan. Keluarga sudah berupaya maksimal membawa FU ke tempat pengobatan tradisional. Namun, hingga saat ini kondisi kesehatan FU belum juga lekas sembuh.

"FU ini mengalami gangguan jiwa setelah ia bercerai dengan istrinya pada tiga tahun silam. Mungkin ia, mengalami depresi karena selain diceraikan juga ia mengalami kesulitan ekonomi," beber Usep.

FU dahulunya bekerja sebagai petani di luar daerah. Sewaktu bekerja, ia sering mengirimkan upah kerjanya kepada istrinya dengan maksud untuk membuat rumah. Namun, saat ia pulang ke kampung halamannya, uang yang dikirim ke istrinya untuk membuat rumah tersebut malah tidak terealisasi.

"Jadi saat FU pulang ke kampung, uangnya yang dikirimkan ke istrinya itu sudah tidak ada dan tidak dibelikan material bangunan rumah. Saat itu, FU sering menuntut kepada istrinya agar uangnya itu dapat dikembalikan. Karena merasa risih, akhirnya keluarga mereka berantakan hingga berujung pada perceraian. Nah, disana FU itu mengalami gangguan jiwa," paparnya.

Saat ini FU diamankan di salah satu ruang tahanan Mapolsek Jampang Tengah. Usep menyebut langkah itu sebagai salah satu bentuk upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.

"Sekarang kita sedang koordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dan petugas medis, untuk tindak lanjut ke depannya," pungkas Usep.

(sya/mud)