24 Tahun Eksis, Sarang Pekerja Seks di Blok Jongor Dihancurkan

Sudirman Wamad - detikNews
Rabu, 08 Jul 2020 13:23 WIB
Prostitusi Blok Jongor Cirebon
Warung esek-esek di Cirebon ini dihancurkan aparat gabungan. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Namun, pemilik warung pasrah ketika petugas gabungan dari Satpol PP, polisi, TNI serta relawan menunjukkan sejumlah bukti adanya aktivitas prostitusi di lokasi tersebut. Warung-warung di pinggiran sungai itu dilengkapi sejumlah bilik kamar.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi memantau langsung proses pembongkaran sarang pekerja seks di Blok Jongor. Ia mengatakan warung prostitusi yang dibongkar itu bangunan liar yang sudah menjamur selama puluhan tahun.

"Total ada 14 bangunan liar yang dijadikan tempat prostitusi. Yang tidak sesuai aturan tentu kami bongkar," kata Imron saat meninjau pembongkaran tempat prostitusi.

Imron mengatakan aktivitas prostitusi membahayakan bagi masyarakat. Sehingga, ia tak mentolerir adanya aktivitas tersebut. "Sudah 24 tahun (tempat prostitusi) ada. Maka, kami bersama masyarakat menertibkan tempat ini. Ke depannya akan terus monitor," ucap Imron.

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan pemilik warung esek-esek itu merupakan pendatang. Sejak lama warga sekitar tempat prostitusi tersebut menolak. Bahkan, lanjut Imron, aparat setempat rutin merazia. Namun, aktivitas haram itu tetap dilakukan.

"Kita juga akan koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk penanganan selanjutnya. Jangan sampai ada lagi," ujar Imron.

Prostitusi Blok Jongor CirebonWarga protes soal aktivitas prostitusi di Blok Jongor. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Sementara itu, Puri (31), warga Desa Mundu, mengaku geram dengan adanya sarang pekerja seks yang sudah ada sejak ia masih anak-anak. Puri membawa poster penolakan terhadap bisnis haram yang ada di lingkungannya.

"Ya banyaknya pendatang (yang membuka warung). Prostitusi ada, jual minuman juga ada. Sudah puluhan tahun, jelas mengganggu. Alhamdulillah terealisasikan sekarang, harus dibongkar semua," kata Puri.

Halaman

(bbn/bbn)