Pedagang Positif COVID-19, Petugas Sterilisasi Pasar Cimindi-Batas Kota

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 06 Jul 2020 13:21 WIB
Sejumlah petugas melakukan sterilisasi di pasar Cimind dan Batas Kota Bandung
Sejumlah petugas melakukan sterilisasi di pasar Cimind dan Batas Kota Bandung (Foto: Siti Fatimah)
Bandung -

Penyemprotan disinfektan dilakukan di Pasar Batas Kota dan Pasar Cimindi Kota Bandung setelah terkonfirmasi ada pedagang pasar yang terpapar COVID-19. Menggunakan alat pelindung diri (APD) petugas menyisir bagian dalam dan luar pasar.

Penyemprotan dilakukan oleh PB Damkar Kota Bandung. Agar proses sterilisasi kedua pasar ini berjalan optimal, pemerintah kewilayahan memutuskan untuk menutup pasar selama tiga hari.

"Penyemprotan selaku Gugus Tugas Kota Bandung menunjuk Dinas Kebakaran dan Penanggulangan (Diskar PB). Jadi sudah ada tupoksi dan diserahkan ke Damkar Bandung," kata Ketua Gugus Tugas Kecamatan Andir Uba Rinaldy di Pasar Stasiun Cimindi Kota Bandung, Senin (6/7/2020).

Lebih lanjut, penyemprotan ini akan dilakukan selama tiga hari berturut-turut pagi dan sore. Secara SDM, pihaknya menyebut akan dibantu dari komunitas Bandung Bangkit Bersama (BBB).

"Kalau kekurangan dibantu dari BBB, entah itu untuk cairan disinfektannya, peralatannya, dan tenaganya. Jadi dari gugus tugas kita sudah cukup," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, lima orang pedagang di Pasar Cimindi dan Pasar Batas Kota dinyatakan positif COVID-19. Dua orang berasal dari Cimahi dan tiga lainnya dari Kota Bandung.

"Semuanya isolasi mandiri, ada yang ditangani oleh Dinkes Cimahi dan ada juga yang isolasi mandiri di BPSDM Cihanjuang Bandung," kata Uba.

Kepala Kelurahan Cempaka Asep Aceng menambahkan, selain melakukan disinfeksi, akan ada penyisiran setiap meja oleh petugas kebersihan dan pedagang untuk membersihkan lapaknya.

"Nanti akan ada imbauan khusus bagi pedagang dan pengunjung agar selalu berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan. Karena kan pengunjung juga bisa menjadi carier atau yang terpapar," kata Asep.

Sementara ini, pemerintah kewilayahan mengimbau agar masyarakat berbelanja kebutuhan pokok di pasar swalayan dan tradisional lainnya.

(mud/mud)