Fase New Normal, Okupansi Hotel di Jabar Mulai Meningkat

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 03 Jul 2020 15:30 WIB
ilustrasi kamar hotel
Ilustrasi kamar hotel (Foto: Thinkstock)
Bandung -

Bisnis perhotelan di Jawa Barat merangkak naik usai sejumlah wilayah dinyatakan bersiap menerapkan fase new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Meski begitu, tingkat kenaikan okupansi hotel belum signifikan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Herman Muchtar menjelaskan okupansi atau tingkat hunian hotel sudah mulai banyak terisi terlebih sejak Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan sejumlah wilayah di Jabar bersiap AKB.

"Jadi gini, Pa Gubernur itu mengumumkan tanggal 26 (Juni), kemudian tanggal 28 (Juni) itu hari Minggu sudah ada peningkatan dari minggu-minggu sebelumnya. Besoknya (Senin) kembali turun tapi ya meningkat dari sebelumnya," ujar Herman kepada detikcom, Jumat (3/7/2020).

Herman menjelaskan peningkatan okupansi hotel tersebut belum terjadi secara signifikan. Sebab okupansi hotel meningkat hanya pada akhir pekan. Sementara di hari-hari biasa, okupansi hotel kembali landai.

"Target PHRI sampai dengan (akhir) Juli 10-15 persen okupansi. Nanti Agustus sampai akhir tahun kita mentargetkan itu ada 30-35 persen. (Target Juli sudah tercapai?) Belum begitu kelihatan. Kalau malam minggu itu bagus, ada sampai 30 sampai 40 persen. Tapi setelah itu, hari biasa turun lagi di bawah 10 persen," tutur Herman.

Selanjutnya
Halaman
1 2