Miniatur Pinisi Kreasi Warga Purwakarta

Dian Firmansyah - detikNews
Kamis, 25 Jun 2020 08:40 WIB
Perahu Pinisi
Miniatur pinisi racikan warga Purwakarta. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)
Purwakarta -

Bakat dan keterampilan jika ditekuni secara baik bakal mengantarkan pekerjaan yang menjanjikan. Seperti dilakoni Arifin (45).

Tangan dinginnya mampu menghasilkan sebuah karya seni berupa miniatur pinisi yang cantik nan menawan. Karyanya digandrungi konsumen personal, perusahaan hingga tembus ke pasar internasional.

"Awal mula sebenarnya saya tuh dari bengkel, waktu itu saya coba iseng-iseng saya buat perahu. Setelah itu ada orang datang, terus dibeli. Malahan dia suruh buat lagi perahu. Akhirnya saya buat, banyak yang pesan karena katanya produknya bagus", ujar Arifin kepada detikcom di rumahnya, Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (24/6).

Perahu PinisiArifin membuat miniatur pinisi. (Foto: Dian Firmansyah/detikcom)

Menggunakan alat seadanya yaitu gunting, lem perekat, pensil dan penggaris, Arifin mulai merancang tahapan pembuatan pinisi. Dimulai dengan membuat pola dasar, kemudian pengguntingan dan perancangan membuat perahu.

Bahan digunakan ialah kertas untuk pola dasar dan kayu jati sebagai bahan baku utama yang dibentuk sesuai kebutuhan. Satu perahu berukuran besar dapat diproduksi selama dua minggu. Sedangkan ukuran kecil, seharinya dapat diproduksi sebanyak lima perahu.

Arifin bergelut membuat karya kerajinan ini selama 14 tahun. Ada 10 jenis perahu yang ia kreasi terdiri perahu rakyat, perahu kerajaan, perahu perang hingga perahu khas Indonesia.

"Bahan yang digunakan dari jati, tapi kita jatinya yang sudah lama. Sama saya diserut dijadikan bahan. Kenapa pakai jati yang sudah lama, karena kadar airnya sedikit jadi lebih mudah untuk dibentuk," ucap Arifin.

Untuk lebih menyerupai bentuk aslinya, Arifin menggunakan sejumlah aksesori hingga terdapat perahu sekoci. Ia pun kerap mengekspresikan imajinasinya ke dalam perahu tersebut yang ia pelajari secara autodidak.

Harga satu buah perahu berukuran terkecil yakni panjang tujuh sentimeter dipatok seharga Rp 100 ribu, sedangkan untuk ukuran besar yang mencapai panjang tiga meter harganya puluhan juta rupiah. Hasil karyanya ini sudah mendapatkan sejumlah penghargaan, baik tingkat lokal maupun nasional.

Perahu PinisiMiniatur Pinisi karya Arifin. (Foto: Dian Firmansyah/detikocm)
(bbn/bbn)