Pesan Kalapas Sukamiskin ke Nazaruddin: Jadilah Terompet Maut

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 17 Jun 2020 12:52 WIB
Mantan Anggota DPR Nazzarudin saat bersaksi dalam sidang korupsi e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (3/4/2017).
M Nazaruddin (ilustrasi: Agung Pambudhy/detikcom)

Nazaruddin dipidana kurungan selama 13 tahun untuk 2 kasus. Terkait kasus yang menjeratnya, Nazaruddin telah menjadi justice collaborator (JC) dan mendapat remisi.

Kasus pertama yang menjerat Nazaruddin yaitu kasus suap wisma atlet di mana Nazaruddin terbukti menerima suap Rp 4,6 miliar dari mantan Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris. Vonis 4 tahun 10 bulan dan denda Rp 200 juta dibebankan pada Nazaruddin pada 20 April 2012. Namun vonis itu diperberat Mahkamah Agung (MA) menjadi 7 tahun dan denda Rp 300 juta.

Kemudian kasus kedua yaitu berkaitan dengan gratifikasi dan pencucian uang. Dia divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar karena terbukti secara sah dan meyakinkan menerima gratifikasi dan melakukan pencucian uang dari PT DGI dan PT Nindya Karya untuk sejumlah proyek yang jumlahnya mencapai Rp 40,37 miliar.

Kini Nazaruddin bebas. Pria tersebut menjalani CMB berdasarkan surat keputusan Menteri Hukum dan HAM RI. "Pada hari Minggu, 14 Juni 2020, dikeluarkan satu orang WBP (warga binaan pemasyarakatan) atas nama M Nazaruddin untuk melaksanakan cuti menjelang bebas," ucap Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jabar Abdul Aris via pesan singkat, Selasa (16/6).

Halaman

(bbn/bbn)