Insiden Pistol di Lahan Kadin vs SMKN 1 Garut, Bupati: Sudah, Malu!

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 10 Jun 2020 10:32 WIB
Pistol Kepsek SMK di Garut
Penampakan pistol yang dibawa kepsek di garut (Foto: istimewa)
Garut -

Bupati Garut Rudy Gunawan berang dengan aksi debat terkait hak pakai bangunan eks Toserba Patriot antara SMKN 1 Garut dengan Kamar Dagang Industri (Kadin) yang berujung terungkapnya kepemilikan pistol kepsek.

Saat dikonfirmasi wartawan, Rudy mengatakan aksi debat tersebut tak seharusnya terjadi. Dia mengaku malu.

"Tidak perlu diributkan. Malu lah. Itu bukan milik Kadin, bukan milik Dadang Johar (Kepsek SMKN 1 Garut). Itu milik pemerintah," kata Rudy.

Rudy menegaskan, tanah dan bangunan eks Toserba Patriot tersebut milik Pemda Garut. Selama ini, gedung tersebut disewa oleh SMKN 1 Garut dan digunakan sebagai tempat praktik siswa.

"Malu lah, itu aset negara kenapa diributkan. Sebagai Bupati Garut memiliki kewenangan untuk mengatur itu," katanya.

Rudy menyebut gedung tersebut nantinya akan dijadikan mal pelayanan Pemda Garut. Namun, sembari menunggu proses pembangunan, gedung akan digunakan untuk kantor Kadin sementara waktu.

Terkait insiden pistol Kepsek SMKN 1 Garut sendiri, Rudy mengaku menyayangkan hal tersebut terjadi.

"Sama Kadin sampai bulan Januari atau Februari dipakai dulu. Kadin juga perlu karena organisasi yang dibentuk Undang-undang. Sadar saja itu aset negara. Malu lah itu milik negara," ucap Rudy.

"Saya prihatin dengan kejadian ini, apalagi melibatkan PNS," tutup Rudy.

(mud/mud)