PSBB di Jabar Berakhir, Gerakan Nasi Bungkus Terus Berjalan

Yudha Maulana - detikNews
Rabu, 03 Jun 2020 17:31 WIB
Atalia Praratya
Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya akan terus mengawasi berjalannya dapur umum di desa-kelurahan seluruh Jabar. (Foto: istimewa)
Bandung -

Gerakan nasi bungkus (Gasibu) yang menjadi layanan dapur umum yang didirikan Pemprov Jabar terus berjalan meski masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir. Ketua Umum Jabar Bergerak Atalia Praratya mengatakan pihaknya akan terus mengawasi berjalannya dapur umum di desa-kelurahan seluruh Jabar.

"Kami hadir, sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat, untuk memastikan bahwa dapur umum di kabupaten-kota di Jawa Barat berjalan dengan baik dan ini untuk memastikan bahwa tidak boleh ada warga Jawa Barat yang kelaparan, karena mereka mengalami yang namanya darurat pangan," kata Atalia melalui keterangan resminya, Rabu (3/6/2020).

Untuk mendukung gerakan dapur umum ini, Pemprov Jabar memberikan bantuan berupa 100 kilogram beras ke setiap kelurahan-desa. Namun, Atalia meminta agar bantuan beras itu sudah dimasak atau dalam bentuk nasi bungkus.

"Jadi, berasnya tidak boleh dibagikan dalam bentuk beras. Tapi kalau dalam kondisi tertentu tempatnya jauh, tidak memungkinkan (bantuan) di tempatkan di titik kantor kepala desa atau kelurahan, itu bisa dilakukan sesuai dengan kemampuan masing-masing tetapi tetap harus dilakukan," ujarnya.

Ia ingin memastikan bahwa dapur umum di setiap daerah konsisten dilaksanakan agar tidak ada warga Jabar kelaparan di tengah pandemi COVID-19. "Paling penting adalah bagaimana kegiatan ini dilakukan dengan konsisten untuk meminimalisir rawan pangan di daerah masing-masing. Karena dampak ekonomi COVID-19 sangat dirasakan oleh masyarakat," kata Atalia.

Dapur umum dan program Gasibu merupakan salah satu pintu dari sembilan pintu bantuan sosial pemerintah selama masa pandemi COVID-19. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya menggagas Gasibu yang bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya.

Tonton juga video 'Biar Nggak Salah, Perhatikan 10 Hal Ini Saat Ingin Buat SIKM':

(yum/bbn)