2.539 Warga Kabupaten Bandung Batal Ibadah Haji Tahun Ini

Muhammad Iqbal - detikNews
Selasa, 02 Jun 2020 17:57 WIB
Ilustrasi haji
Ilustrasi ibadah haji. (ilustrator:Zaki Alfarabi/detikcom)
Kabupaten Bandung -

Kementerian Agama Republik Indonesia memutuskan membatalkan pemberangkatan calon jemaah haji untuk tahun ini. Hal tersebut berdampak kepada ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung.

"Ada 2.539 orang warga Kabupaten Bandung yang tidak jadi berangkat haji. Sebetulnya bukan ditunda, melainkan batal haji. Karena haji tidak bisa ditunda," ujar Kasi Pemberangkatan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kabupaten Bandung Ishak Asnawi di ruangan kerjanya, Selasa (2/6/2020).

Ishak menilai keputusan yang diambil Kemenag RI sudah tepat. Karena, dia menjelaskan, situasi saat ini yang tidak memungkinkan dan lebih mengutamakan keselamatan manusia.

Mereka yang batal berangkat haji tahun ini akan diberangkatkan pada 2021. Ishak mengatakan mayoritas calon jemaah haji yang akan berangkat pada tahun ini sudah melunasi pembayaran.

"Jemaah yang berhak masuk dan melunasi di tahun 2020 hampir 99 persen lunas. Karena sekarang dibatalkan keberangkatan haji, mereka akan diberangkatkan di 2021," kata Ishak.

Untuk calon jemaah haji yang rencananya berangkat di 2021, jadwalnya dipindahkan pada 2022. Ia menyarankan agar jemaah haji tidak perlu mengambil kembali uang pelunasan haji, sebaiknya disimpan sehingga tidak terpakai untuk hal lainnya.

"Bagi yang haji di 2021 akan diundur ke 2022. Kemudian kalau yang mengambil uangnya, otomatis porsinya itu tidak aktif lagi. Karena diambil uangnya, di 2021 tidak aktif lagi," ujar Ishak.

Pihaknya menjamin jemaah haji menerima keputusan pemerintah tersebut. "Harapan saya jamaah haji mengikuti aturan saja. Karena kondisi situasi sekarang, insyaallah jemaah haji menerima," tutur Ishak.

(bbn/bbn)