Warga Cianjur dan Bandung Barat Diizinkan Gelar Salat Id di Masjid

Whisnu Pradana, Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 20 Mei 2020 18:31 WIB
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerbitkan fatwa mengenai panduan salat Idul Fitri saat pandemi Corona. Salat Id bisa dilakukan berjemaah atau sendiri-sendiri.
Ilustrasi (Ulet Ifansasti/Getty Images)

Sama seperti di Cianjur, warga Bandung Barat tidak dilarang menggelar salat Id berjemaah di masjid maupun di lapangan.

Ketua MUI KBB Muhammad Ridwan mengungkapkan pelaksanaan salat Idul Fitri berjemaah bisa dilakukan tapi dibatasi hanya 50 orang sebagai langkah mencegah penyebaran COVID-19.

"Boleh dilaksanakan di masjid dan lapangan tapi harus menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, menggunakan masker, dan memakai hand sanitizer," ungkap Ridwan saat dihubungi, Rabu (20/5/2020).

Ia menambahkan, selain melakukan standar protokol kesehatan COVID-19, pihaknya meminta, setelah melaksanakan salat, jemaah tidak melakukan salam-salaman.

"Itu juga bagi daerah yang tidak diberlakukan PSBB atau dapat dikatakan zona aman. Karena KBB ini kan masuk zona biru berdasarkan evaluasi provinsi meskipun ada PSBB tahap III di KBB," katanya.

Agar aturan tersebut bisa diketahui masyarakat, MUI KBB akan menerbitkan surat edaran yang ditujukan kepada DKM di semua wilayah di KBB.

"Kami akan segera mengeluarkan surat edaran dalam waktu dekat terkait keputusan salat Idul Fitri ini," bebernya.

Sementara itu, saat disinggung terkait teknis pengawasan di lapangan, Ridwan mengatakan hal tersebut diserahkan kepada panitia pelaksana setempat.

"Nanti kita berkoordinasi dengan pihak kecamatan, desa, RW, terkait pelaksanaannya. Jadi diserahkan ke panitia pelaksana," pungkasnya.

Halaman

(mso/mso)