Dag-dig-dug Penjual Makanan Khas Cirebon Gegara Larangan Mudik

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 28 Apr 2020 13:19 WIB
Penjual Makanan Khas di Cirebon
Penjual oleh-oleh di jalur Pantura Cirebon. (Foto: Sudirman Wamad/detikcom)

Sementara itu, Lili mengaku pada hari biasa penghasilannya bisa mencapai Rp 1 juta per hari. Namun, selama pandemi Corona atau COVID-19, penghasilannya menurun. Penghasilan Lili menurun hingga 50 persen lebih dibandingkan hari biasa.

"Sekarang susah, paling gede Rp 500 ribu. Biasanya bisa Rp 1 juta lebih. Sekarang kadang sehari cuma Rp 200 ribu," ujar wanita berkerudung cokelat itu.

Penurunan omzet penjual oleh-oleh khas Cirebon tersebut diakibatkan menurunnya mobilitas masyarakat, utamanya wisatawan yang melintas di jalur pantura Cirebon. Akibat kondisi tersebut, Lili mengaku membatasi persediaan oleh-oleh di tokonya.

"Yang paling laris itu kerupuk kulit. Kerupuk kulit ini saya produksi sendiri. Ada juga oleh-oleh yang saya beli dari pasar kue di Cirebon. Sekarang seminggu sekali belanja, nyicil saja seadanya uang," tutur Lili.


(bbn/bbn)