Duh, 1.500 Telepon Prank Masuk ke Call Center COVID-19 di Bandung

Erna Mardiana - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 21:48 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Foto: Wisma Putra
Bandung -

Sangat disesalkan. Nomor call center COVID-19 Kota Bandung malah dijadikan sasaran orang-orang jahil yang tidak bertanggung jawab. Dari 1.600 telepon yang masuk, 1.500 adalah telepon prank.

Hal itu dikatakan Wali Kota Bandung Oded M Danial melalui akun instagramnya @mangoded_md sekitar dua jam lalu, Jumat (17/4/2020). Oded memposting sebuah foto berlatar putih dengan tulisan warna hitam 'STOP PRANK CALL CENTER COVID-19'.

"Empati pada kondisi, mohon dipatami. Stop ngaheureuyan nomor layanan yang sedang dibutuhkan, 'kreativitas' kita baiknya dialihkan pada yang lebih bermanfaat saja," tulisnya.

Ia menegaskan nomor call center 112 khusus untuk pelayanan COVID-19. "Info terakhir yang Mang Oded terima dari 1.600 telepon masuk, 1.500 nya adalah telepon prank yang sama sekali tanpa ada kepentingan," ujarnya.


Oded kembali mengimbau agar warga tidak iseng menelepon call center COVID-19. "Mohon berikan ruang bagi yang membutuhkan,itu juga sudah termasuk pertolongan," tandasnya.

"Mang Oded yakin wargi Bandung mah siap berkolaborasi. Hatur nuhun," tutupnya.

(ern/err)