Ratusan Ribu Pelanggan PLN Cimahi-Bandung Barat Akan Nikmati Listrik Gratis

Whisnu Pradana - detikNews
Jumat, 17 Apr 2020 15:50 WIB
ILustrasi Listrik
Ilustrasi listrik (Foto: Photo by Sebastian Pociecha on Unsplash)
Cimahi -

Di tengah pandemi Corona Virus Disease atau COVID-19, masyarakat akan mendapatkan pembebasan pembayaran listrik gratis berlaku selama tiga bulan yang dimulai April, Mei, hingga Juni 2020.

Berdasarkan catatan PLN UP3 Cimahi, sebanyak 200 ribu pelanggan listrik daya 450 VA di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal menikmati listrik gratis. Artinya, tidak ada tagihan listrik tiga bulan ke depan bagi warga miskin sesuai kriteria tersebut.

Manager Bagian Pemasaran Perusahaan Listrik Negara Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (PLN UP3) Cimahi, Moh. Nizar Anwaruddin mengatakan, pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi yang mencapai 55 ribu pelanggan juga akan mendapatkan diskon tarif 50 persen.

"Kami juga menjalankan instruksi dari Presiden dan PLN pusat untuk membebaskan dan memberikan diskon bagi pelanggan pemilik Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) dan yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT)," kata Nizar saat dihubungi, Jumat (17/4/2020).

Untuk pelanggan pascabayar yang mendapatkan pembebasan biaya maupun diskon, pelanggan langsung dibebaskan dari pembayaran.

Sedangkan untuk pelanggan prabayar, pelanggan bisa mengakses website PLN, aplikasi PLN Mobile, dan beberapa media sosial seperti WhatsApp dan telegram.

Rencananya, PLN UP3 Cimahi akan bekerjasama dengan para kepala desa maupun kelurahan untuk pendistribusian token listrik prabayar ini. Total pelanggan prabayar mencapai 56 persen dari total pelanggan sebanyak 485.750 di Kota Cimahi dan 664.553 di KBB.

"Kalau token ini perlu pendistribusian. Kami koordinasi dengan kepala desa. Ini tinggal didistribusikan," tuturnya.

Tidak hanya memberikan pembebasan pembayaran rekening listrik dan diskon saja. Namun ada hal yang lebih penting yakni, pihaknya tetap siaga dalam menjaga kehandalan pasokan listrik di tengah pandemi COVID-19.

Di antaranya, menjaga kehandalan rumah sakit yang sudah ditetapkan sebagai rujukan pemerintah, seperti Rumah Sakit Dustira dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

(mud/mud)