PSBB Bandung Raya, Walkot Cimahi Ajak Warga Patuh Aturan

Whisnu Pradana - detikNews
Kamis, 16 Apr 2020 15:25 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Ilustrasi pandemi Corona (Fauzan Kamil/detikcom)

Menurut Ajay, sejumlah upaya telah dilakukan pemerintah salah satunya dengan tindakan membubarkan kerumunan massa di sejumlah lokasi. Namun cara ini belum efektif menyadarkan masyarakat akan bahaya penyebaran COVID-19.

"Perlu upaya meminimalkan pemutusan rantai penyebaran yang lebih efektif. PSBB tidak akan pernah berhasil atau sia-sia ketika perilaku masyarakat yang belum patuh serta karakter masyarakat yang cenderung sulit berubah," ujar Ajay.

Pemkot Cimahi segera memberikan bantuan pangan dan Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi warga non-Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Selain non-DTKS, bagi warga yang selama ini mendapat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) dari pemerintah pusat juga akan mendapat bantuan tambahan dari Pemkot Cimahi.

Bantuan yang akan diterima dari APBD Kota Cimahi bagi warga yang terdampak ekonominya (non-DTKS), seperti pedagang kecil-mikro, tukang kayu, pedagang keliling, dan sebagainya, akan mendapat bantuan nontunai Rp 350 ribu per bulan.

"Nanti warga non-DTKS akan dapat Rp 350 ribu per bulan selama empat bulan dalam bentuk sembako, seperti beras 15 kilogram dan mi instan satu dus," kata Ajay.

Halaman

(bbn/bbn)