Dalam 8 Jam, Pasien Positif Corona di Bandung yang Meninggal Tambah 4 Orang

Wisma Putra - detikNews
Sabtu, 04 Apr 2020 18:04 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial
Wali Kota Bandung Oded M Danial/Foto: Wisma Putra
Bandung -

Dalam 8 jam, jumlah warga kota Bandung terkonfirmasi positif COVID-19 yang meninggal bertambah empat orang. Informasi itu diumumkan di Pusat Informasi COVID-19 (Pusicov) Kota Bandung pukul 16.07 WIB. Sehingga total kini jumlah yang meninggal menjadi 12 orang.

Dari data yang dihimpun detikcom, Sabtu (4/4/2020), jumlah pasien yang meninggal pada pukul 08.00 WIB delapan orang.


Sementara untuk warga positif corona, bertambah yang sebelumnya mencapai 35 orang kini bertambah menjadi 41 orang. Di antaranya, 23 masih menjalani perawatan, 6 sembuh dan 12 meninggal dunia.

41 orang warga positif itu tersebar di 19 kecamatan yang ada di 30 kecamatan di Kota Bandung. Kecamatan Andir 3 orang, Antapani 1 orang, Arcamanik 1 orang, Astana Anyar 1 orang, Babakan Ciparay 3 orang, Bandung Kidul 1 orang, Bandung Wetan 2 orang, Bojongloa Kaler 2 orang, Bojongloa Kidul 1 orang, Buah batu 2 orang, Cibeunying Kidul 2 orang, Cicendo 8 orang, Coblong 2 orang, Kiaracondong 5 orang, Lengkong 1 orang, Mandalajati 1 orang, Rancasari 1 orang, Regol 3 orang dan Sumur Bandung 1 orang.


Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya meminta kepada RT RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk membentengi penyebaran virus corona di wilayah masing-masing.

"Saya minta kepada warga, RT RW, tokoh masyarakat untuk bekerjasama melawan corona dengan beridiam diri di rumah," kata Oded di Balai Kota Bandung.

Selain itu, Oded juga meminta warga Bandung yang ada di luar kota khusunya di Jakarta untuk tidak mudik dulu ke Bandung.

"Kami imbau untuk menunda mudiknya tahun ini, lebih baik kita lakukan sosial distancing dan physical distancing untuk mencegah corona agar keluarga kita terjaga dari penyebaran virus corona," pungkasnya.

(wip/ern)