Soal Mudik Dilarang, Polda Jabar: Semuanya Kembali untuk Masyarakat

Yudha Maulana - detikNews
Sabtu, 28 Mar 2020 18:59 WIB
Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Foto: Ilustrasi corona (Fauzan Kamil/detikcom)
Bandung -

Polisi dilibatkan dalam menjaring Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang disinyalir datang dari wilayah episentrum virus Corona ke Jawa Barat. Hal itu, tertuang dalam lima poin maklumat yang disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat (28/3).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan kepolisian dan pemerintah provinsi sudah berkoordinasi untuk mencegah arus mudik warga dari daerah episentrum Corona ke Jawa Barat. "Teknis pelaksanaannya sedang kita rumuskan dan akan kita sampaikan nanti, tapi kita tetap berdasar (arahan) dari Polri berikut aturan hukumnya," kata Erlangga saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (28/3/2020).

Mudik sudah menjadi ritual yang khas saat menjelang hari raya Idul Fitri. Namun, ujar Erlangga, demi kebaikan bersama, ritual tersebut harus bisa ditunda terlebih dahulu.

"Mudik itu memang sudah menjadi budaya, itu yang akan kita antisipasi," ucapnya.

Saat ini pun, Erlangga menjelaskan, pihak kepolisian sudah melakukan langkah proaktif dengan memberikan sosialisasi berikut pembubaran kerumunan. "Semuanya kembali untuk keamanan masyarakat," kata Erlangga.

(yum/bbn)