Kasus Corona 'Seminar Bogor' Sulit Ditelusuri, Bupati: Panitia Belum Ditemukan

Farhan - detikNews
Kamis, 19 Mar 2020 17:59 WIB
Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin
Foto: Farhan
Bogor -

Sejumlah orang dinyatakan positif Corona setelah menghadiri sebuah seminar di Babakanmadang, Kabupaten Bogor. Pemkab Bogor mengaku kesulitan mendata siapa saja peserta seminar tersebut karena panitia belum bisa ditemukan.

Hal itu dikatakan Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin, Kamis (19/3/2020). Ia mengaku panitia pelaksana seminar ekonomi syariah yang digelar di Babakanmadang pada 25-28 Februari 2020 tersebut belum bisa ditemukan.

"Soal Babakanmadang, hasilnya, panitianya belum ketemu. Kami juga sudah minta bantuan keamanan, tapi belum ketemu. Ini sedang di-tracking terus juga oleh pemerintah," kata Ade, Kamis (19/3/2020).

"Kami juga butuh daftar peserta itu, kan untuk mengetahui apa ada warga Bogor yang ikut di situ atau tidak," imbuhnya.


Politikus PPP ini menyebut seminar yang diselenggarakan itu mengambil tema antiriba dan dihadiri oleh orang-orang dari luar Bogor. "Seminarnya (tentang) antiriba," ungkapnya.

Meski belum mendapat daftar peserta seminar, kata Ade, Pemkab Bogor sudah melakukan antisipasi sejak ada informasi adanya peserta seminar yang dinyatakan positif dan meninggal.

"Kami langsung pantau orang yang melayani ketika seminar itu berlangsung, pegawai hotelnya juga. Dari 15 orang yang kami nyatakan sebagai ODP itu dinyatakan sehat dan sudah selesai masa inkubasinya," beber Ade.

"Tapi kami masih kurang yakin, kemudian kami kirim lagi lima sampel untuk diperiksa di Bandung untuk ditindaklanjuti," imbuhnya.


Menurut Ade, Pemkab Bogor saat ini masih berkoordinasi dengan beberapa pihak sebagai upaya tracing untuk mengetahui riwayat perjalanan peserta seminar yang sudah dinyatakan positif dan meninggal dunia.

(ern/ern)