Round-Up

Ganja Sintetis Pencabut Nyawa Santri di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 11:11 WIB
makanan kematian
Foto: Ilsutrassi (iStock)

Misteri dua orang santri pondok pesantren (ponpes) di Bojonggenteng Sukabumi ditemukan terkapar misterius di area sawah yang salah satunya tewas mulai terkuak.

Polisi yang menyelidiki kasus itu menemukan sejumlah fakta baru di antaranya penggunaan narkoba jenis ganja sintetis yang diduga dipakai oleh dua santri tersebut sebelum akhirnya terkapar di sawah. Polisi sendiri masih menunggu kesesuaian keterangan dari teman korban yang selamat.

"Keterangannya ini ada yang sesuai ada yang enggak masuk akal, tapi sementara keterangan dari yang bersangkutan mengarah ke mabuk obat, penanganannya saat ini sudah geser ke narkoba. Keterangan yang diberikan jenisnya (narkoba) sintetis," kata AKP Rizka Fadhila, Kasat Reskrim Polres Sukabumi kepada detikcom, Jumat (28/2/2020).

Ketika ditanyakan soal kemungkinan korban yang tewas akibat pembunuhan, Rizka mengaku belum bisa menyimpulkan. Namun dalam pemeriksaan ditemukan fakta air yang masuk ke dalam tubuhnya yang memang saat ditemukan berada di saluran irigasi.

"Sementara di permukaan tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan, hanya ada air masuk ke dalam (tubuh). Sementara itu saja dulu," imbuhnya.

Polisi juga membeberkan kronologi dibalik peristiwa tersebut berdasarkan keterangan dari korban selamat. "Mereka mengisap (narkoba) sintetis, ngefly si korban yang selamat inisial AS terkapar ke area persawahan. Sementara korban inisial FIR terkapar ke saluran air," kata AKP Rizka Fadhila, Kasat Reskrim Polres Sukabumi kepada detikcom, Jumat (28/2/2020).

Pengakuan AS ke polisi usai ngefly dia merasakan halusinasi dan berfantasi seolah merasakan terbang dan seluruh tubuh tidak bisa digerakkan.

"Temannya udah masuk ke selokan, dia sempat tepuk-tepuk badan temannya ya kayak ngefly gitu enggak ada respons. Entah takut atau gimana untuk menjaga tetap tersadar dia bergulingan di sawah sambil berteriak minta tolong," lanjut Rizka.


(sya/mso)