Kata Camat soal Pria Diikat Tali Gegara Perkosa Anak Kandung

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 22:19 WIB
Pemerkosa Anak di Sukabumi
Warga mengikat pria yang diduga memerkosa anak kandung di Sukabumi. (Foto: tangkapan layar video viral)
Sukabumi -

AA (40), terduga pelaku pemerkosaan anak kandung, diikat tali dan diamuk warga di Kampung Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/2/2020). Pria tersebut sudah dibawa polisi ke Mapolres Sukabumi.

Camat Cisolok Kurnia menyebut terduga pelaku selama ini hidup bersama dua anaknya. Sementara sang istri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

"Istrinya bekerja ke Arab Saudi. Sementara dia tinggal bersama dua anaknya, satu usia sekitar 14 tahun dan yang kecil 5 tahun," kata Kurnia kepada detikcom.

Warga murka setelah korban mengadukan perbuatan sang ayah kepada tetangganya, pagi tadi. Sejumlah warga langsung mencari AA. Ia sempat melarikan diri hingga akhirnya ditangkap warga.

"Anaknya mengaku kepada tetangga telah diperlakukan tidak senonoh oleh ayahnya. Warga marah, dia sempat dikejar dulu, setelah itu sempat jadi bulan-bulanan warga. Untungnya ada polisi datang dan langsung membawa si terduga pelaku ini," tutur Kurnia.

Kurnia mengaku tidak tahu pasti perlakuan AA kepada korban. "Kalau pengakuan anaknya ini kan hanya pas malam tadi itu, kemudian paginya anaknya cerita ke warga. Mungkin pihak kepolisian lebih tahu berdasarkan keterangan pelaku dan korban," kata Kurnia.

Diberitakan, video berdurasi lima menit dibagikan seorang warganet di grup Facebook MyPalabuhanratu, Kamis (27/2/2020). Narasi video menyebut pria yang diikat tali kuning adalah pelaku pencabulan anak kandungnya.

"Terjadi di kecamatan Cisolok, kampung talaga. Seorang bapak memerkosa anak kandungnya," tulis Ismaya yang mengunggah video tersebut.

(sya/bbn)