Bima Arya Segera Relokasi Makam yang Terkena Longsor di Bogor

Siti Fatimah - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 21:45 WIB
Makam TPU bogor longsor
Makam yang hanyut di Bogor (Foto: Farhan)
Bogor -

Wali Kota Bogor, Bima Arya berencana memindahkan delapan makam yang terancam terkena longsor di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Nangerang, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Menurutnya, sedimentasi tanah ini sudah sering terjadi terlebih jika cuaca sedang hujan deras. Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan para ahli waris ke delapan makam untuk permohonan pemindahan lokasi.

"Lurah, RT, dan RW sedang mencari ahli waris jenazah untuk dipindahkan ke lokasi lain, makam jenazah yang masih di lokasi akan dipindahkan ke tempat yang jauh dari bibir pantai," ujar Bima saat dihubungi, Kamis (27/02/2020).

Dia mengaku akan turun langsung memantau relokasi makam-makam tersebut."Besok jam 10 saya ke Ranggamekar, relokasi makam yang terkena longsor," ucap dia.

Ke delapan makam akan direlokasi ke lahan pemakaman yang masih kosong. Berdasarkan data yang dihimpun, luas lahan TPU ini mencapai 4.000 meter persegi dengan jumlah 1.000 makam dan lahan yang tersisa tinggal 1.500 meter persegi.

Bima membenarkan sebelumnya ada sekitar 10 makam yang terbawa arus longsor pada Selasa (25/02) lalu. Panjang longsor yang terjadi sekitar 300 meter dengan posisi makam berdekatan dengan Sungai Cigading yang bermuara ke Sungai Cisadane.

Menurut Ketua RT 03/03 desa setempat, Dede Kadmaji lokasi TPU cukup berjauhan dengan pemukiman warga, oleh sebab itu kondisi TPU nampak tidak terawat ditandai dengan rumput-rumput tinggi dan beberapa makam yang sudah tidak dikenali karena rata dengan tanah dan tidak diberi penanda.

(mud/mud)