Saudi Setop Umroh, Kemenag Pangandaran Tunggu Arahan Pusat

Faizal Amiruddin - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 17:38 WIB
suasana di sekitar kabah pada musim haji 2016
Ilustrasi (Foto: dok. Media Center Haji 2016)
Pangandaran -

Kebijakan pemerintah Arab Saudi setop kedatangan jemaah umrah, juga berdampak bagi calon jemaah umrah asal Kabupaten Pangandaran.

Kebijakan Arab Saudi itu telah membuat jadwal keberangkatan menjadi tidak jelas. Padahal berangkat ibadah umrah ke tanah suci sudah lama diidamkan oleh mayoritas calon jemaah.

"Tenang tidak usah resah. Mari kita bermuhasabah, kembalikan semuanya kepada Allah SWT. Pergi ke tanah suci itu kan dipanggil atau memenuhi undangan-Nya," kata Cece Hidayat, Kepala Kemenag Kabupaten Pangandaran, Kamis (27/2/2020).

Cece menjelaskan kalau pun ternyata jadwal keberangkatan umrah tertunda, calon jemaah sebaiknya berserah diri kepada Allah SWT. Boleh jadi hal itu adalah jalan terbaik yang diberikan agar kita tetap selamat dari virus Corona.

"Tetap berpikir positif. Yakinkan bahwa ini adalah jalan terbaik yang diberikan Allah kepada kita. Tak perlu resah apalagi kecewa," kata Cece.

Meski Kemenag Pangandaran mengaku belum menerima arahan dari pusat terkait masalah ini, namun Cece menegaskan pemerintah pusat pasti akan hadir untuk memperjuangkan agar jemaah umrah asal Indonesia bisa tetap berangkat.

"Kami memantau terus perkembangannya. Pemerintah pasti hadir dan ikut memperjuangkan. Yang penting, calon jemaah umrah tetap tenang meski keberangkatan tertunda," kata Cece.

Cece mengaku belum mengetahui secara persis jumlah calon jemaah umrah asal Pangandaran yang tertunda akibat kebijakan pemerintah Arab Saudi.

"Kami belum mendapatkan pemberitahuan, sejauh ini masih ikut memantau melalui pemberitaan media massa," katanya.

(mud/mud)