Gerebek Rumah di Cirebon, BPOM Amankan 1.000 Kardus Kosmetik Ilegal

Sudirman Wamad - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 12:58 WIB
BPOM Jabar gerebek rumah yang dijadikan tempat produksi kosmetik ilegal
Foto: BPOM Jabar gerebek rumah yang dijadikan tempat produksi kosmetik ilegal (Sudirman Wamad/detikcom)
Cirebon -

BPOM Jabar menggerebek salah satu rumah di Jalan Tuparev Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, yang diduga memproduksi kosmetik ilegal. Sekitar 1.000 kardus yang berisi kosmetik dan dokumen disita BPOM.

"Totalnya ada 30 item yang kita sita, kemasan tanpa label, berlabel, seperti label expire, label nomor batch, termasuk produk kosmetik dan dokumen lainnya," kata staf penindakan BPOM Jabar Edward Siahaan usai menggerebek rumah produksi kosmetik yang diduga ilegal itu, Selasa (25/2/2020) dini hari.

Lebih lanjut, Edward mengaku menemukan produk kosmetik yang tidak memiliki izin produksi dan edar. "Totalnya sekitar 1.000 kardus. Ya produk kosmetik, tidak memiliki izin produksi," ucap Edward.

Edward mengatakan rumah produksi kosmetik tersebut diduga melanggar pasal 197 dan 196 Undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Pihaknya mengaku masih mendalami kasus tersebut, termasuk adanya kandungan bahan kosmetik yang membahayakan atau tidak.

"Kalau untuk bahaya tidaknya tentu kita akan uji laboratorium dulu. Kemudian kita juga akan periksa karyawan atau saksi-saksi lain. Ya bisa dibilang produk diduga ilegal," kata Edward.

Sementara itu, salah seorang pegawai rumah produksi kosmetik yang diduga ilegal, Deri mengaku kooperatif dengan penindakan yang dilakukan BPOM. Deri mengaku hanya bertugas melabeli atau menempelkan stiker pada produk-produk kosmetik yang siap diedarkan.

"Kami cuma menempel label dan stiker untuk kemasan yang kosong. Tapi kata BPOM itu sudah termasuk kegiatan produksi, jadi tidak diperbolehkan. Kami kooperatif," ujar Deri.

(mso/mso)