Pembunuhan Videografer di Cianjur Sempat Dikira Ribut Anak Punk

Ismet Selamet - detikNews
Jumat, 07 Feb 2020 15:59 WIB
Videografer Dibunuh di Cianjur
Mertua Muhamad Rega menunjukan foto korban (Foto: Ismet Selamet/detikcom)
Cianjur -

Muhammad Rega ditemukan tewas bersimbah darah di pelataran ruko di Jalan Cianjur-Sukabumi, Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Pria yang berprofesi sebagai videografer itu diduga menjadi korban pembunuhan.

Salah seorang saksi mata mengaku sempat mendengar suara keributan saat kejadian naas itu. Namun keributan yang menewaskan Muhamad Rega (31) itu, sempat dikira hanya kegaduhan dari anak punk yang sering nongkrong di sekitar lokasi kejadian.

Karyawan Laluna Pet Shop Ikhsan mengatakan, pada Kamis (6/2/2020) dini hari, sempat mendengar suara keributan di luar tokonya. Bahkan dia menyebut jika pada malam itu seperti ada orang yang menggebrak-gebrak rolling door tokonya.

Namun dia tidak mengecek ke luar lantaran takut dan mengira hanya keributan biasa. Pasalnya di sekitar lokasi kejadian memang kerap ada anak punk yang nongkrong dan berbuat keributan saat malam hari.

"Waktu malam itu memang ada suara ramai gitu, tapi saya enggak liat keluar karena memang sering ramai juga sama anak punk kalau malam," kata dia saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (7/2/2020).

Dia mengaku kaget, ketika pagi hari, dirinya melihat garis polisi sudah melintang di tiga ruko termasuk ruko tempatnya bekerja. Selain itu, beberapa bercak darah langsung ditutupi tanah oleh warga sekitar.

"Infonya ada yang meninggal karena dikeroyok. Polisi juga sempat minta rekaman CCTV tapi udah tiga bulan CCTV yang di depan rusak," tuturnya.

Berdasarkan pantauan detikcom hingga Jumat (7/2/2020), masih terpasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Rega (31), ditemukan tewas di pelataran ruko di Jalan Cianjur-Sukabumi Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Kamis (6/2/2020) dini hari. Korban yang merupakan seorang videografer itu diduga meninggal akibat pengeroyokan.

Kapolsek Cilaku, Kompol S Lubis, menjelaskan pada bagian kepala korban terdapat tiga luka robek akibat hantaman benda tumpul. Selain itu pada bagian wajah korban terdapat memar.

"Dugaan sementara pria itu korban pengeroyokan. Korban meninggal akibat luka serius di kepala dikarenakan hantaman benda tumpul," kata Lubis.

Dia menambahkan, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan korban pengeroyokan itu, dan segera mencari keberadaan pelakunya.

"Kami masih menggali informasi dari warga dan saksi. Secepatnya akan kamin ungkap dan tangkap pelakunya," ujarnya.

Simak Juga Video "Penagih Utang Dibunuh dan Dibuang ke Jurang, Evakuasi Dramatis"

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)