Jabar Sepekan: Raden Rangga cs Ditahan-Lina eks Sule Meninggal Wajar

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 01 Feb 2020 08:13 WIB
Raden Rangga Sunda Empire
Raden Rangga (Foto: Baban Gandapurnama/detikcom)

3. Emak-emak Ojol di Bandung Dianiaya Pegawai Kopi

Seorang emak-emak driver ojek online (ojol) asal Bandung berinisial A (53) diduga dianiaya seorang pegawai Kedai Kopi Yor berinisial Y (27). Akibatnya, bibir emak-emak tersebut terluka.

Peristiwa itu terjadi di Kedai Kopi Yor, Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung, Senin (27/1), sekitar pukul 13.00 WIB. Cerita dugaan penganiayaan itu viral di media sosial.

Anak driver ojol itu, Dimas Satrio Hermanto, menceritakan kronologi dugaan penganiayaan yang dialami ibunya. Peristiwa itu bermula saat ibunya menerima orderan Kopi Yor, namun pesanan konsumennya tak tersedia.

"Ibu saya mendapat orderan Kopi Yor, namun minuman yang dipesan costumer tidak ada (habis). Lalu ibu saya konfirmasi kepada costumer yang memesan, dan costumer tersebut meminta di-cancel pesanannya," tulis Dimas di akun Facebook-nya, sebagaimana dilihat detikcom, Selasa (28/1/2020).

Namun orderan tersebut ternyata tidak bisa di-cancel oleh konsumennya, sehingga konsumen tersebut memutuskan memesan minuman lain yang harganya lebih murah dibanding pesanan sebelumnya.

"Harga sebelumnya itu Rp 25 ribu, jadi pesan lagi minuman harga Rp 15 ribu. Karena tidak bisa diedit di aplikasi, harusnya dengan selisih harga di atas, resto mengembalikan uang costumer Rp 10 ribu (karena dibayar pakai Ovo). Ibu saya malah dibilang an**** dan dibilang masa driver gak bisa edit pesanan," ungkap dia.

Jabar Sepekan: Raden Rangga cs Ditahan-Lina eks Sule Meninggal WajarEmak-emak driver ojol di Bandung dianiaya pegawai Kopi Yor. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut dia menjelaskan, ibunya lalu meminta tolong kepada Y untuk membantunya mengedit pesanan di aplikasi tersebut. Namun Y malah menekan opsi driver sudah sampai tujuan.

"Ibu saya bertanya kenapa dipencet sudah sampai tujuan, padahal masih berada di resto tersebut. Kondisi ini bisa berakibat buruk kepada akun ibu saya bisa di-suspend. Pegawai tersebut malah melempar ibu saya menggunakan susu cair kemasan dan mengenai bibirnya hingga berdarah. Pegawai itu juga memukul ibu saya pakai papan tripleks dua kali tapi ditepis," tutur Dimas.

Akibat kejadian tersebut, ibunya sudah membuat laporan ke Polsek Cidadap atas tuduhan penganiayaan.

Kapolsek Cidadap AKP Septa Firmansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya tengah mendalami kasus tersebut.

"Memang betul ada laporan dan sudah kami melakukan pemeriksaan, baik korban dan pelaku," ucap Septa saat dihubungi, Selasa (28/1/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6