Diduga Di-bully, Bocah di Tasikmalaya Alami Depresi

Deden Rahadian - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 17:43 WIB
Foto: Thinkstock
Tasikmalaya -

Seorang siswi kelas lima Madrasah Ibtidaiyah (MI) setara SD asal Kabupaten Tasikmalaya diduga mengalami depresi karena di-bully teman-temannya. Bocah perempuan berinisial NYA (11) itu sampai harus mendapat perawatan medis di RSUD SMC Tasikmalaya untuk memulihkan kondisi kesehatannya.

Bocah malang itu, tiba di RSUD SMC Tasikmalaya pada Jumat (17/1/2020). Sampai saat ini NYA masih mendapat perawatan di rumah sakit tersebut.

Saat detikcom menyambangi rumah sakit, NYA kondisinya cukup memprihatinkan. Meski matanya terbuka, namun NYA tidak bisa merespon ajakan komunikasi keluarga hingga petugas medis yang datang. Bahkan saat petugas KPAID Kabupaten Tasikmalaya mengajaknya bermain tidak memberikan respon.

"Ayo pulang nak, ayo jangan disini main lagi yuk. Sekolah lagi yuk nak," ucap Ketua KPAID Ato Rinanto, saat berupaya mengajak komunikasi korban di RSUD SMC, Jumat (24/1/2020).

KPAID Kabupaten Tasikmalaya menduga korban alami depresi berat diduga karena di-bully teman sekelasnya. Korban sejak kelas satu SD kerap jadi bahan candaan temannya. Sebelum jatuh sakit, korban juga menolak masuk sekolah karena malu.

"Anak ini alami depresi berat, jadi ini diduga korban bully yah. Kita akan investigasi ke sekolah dan lingkungan juga siswa," ucap Ato.

Ibu kandung korban, Eutik (45) mengaku anaknya sering ngeluh jadi korban bully teman sekelasnya. Selain sering disembunyikan bukunya, korban juga sering dikatai anak miskin.

"Anak saya sering ngomong disembunyiin buku terus dikatai anak miskin," ucap Eutik, ibu korban sambil berurai air mata.

Kondisi Nayla masih belum lepas dari masa kritis. Pihak medis belum menjelaskan penyakit apa yang diderita bocah tersebut.

Tonton juga video Pembully Betrand Peto di Bawah Umur, Pengacara: Ada Pidana Anak:

[Gambas:Video 20detik]

(mso/mso)