Round-Up

Kala Suku Baduy Turun Tangan Atasi Serbuan Monyet di Kuningan

Sudirman Wamad - detikNews
Jumat, 24 Jan 2020 09:35 WIB
Foto: Suku Baduy bantu tangkapi monyet yang serbu perkampungan di Kuningan (Dokumentasi BTNGC)

Kepala Desa Cibeureum Suheri mengatakan sejumlah orang dari Suku Baduy itu memantu menangkap monyet yang menyerbu perkampungannya selama empat hari, dari Sabtu (18/1/2020) hingga Selasa (22/1/2020) kemarin. Ratusan monyet berhasil ditangkap.

"Sudah ratusan ekor (monyet) yang ditangkap," kata Suheri.

Suheri mengaku kawanan monyet yang menyerbu pemukimannya sudah berlangsung lama. Namun, kondisinya semakin parah sejak empat bulan terakhir. Populasi monyet terus bertambah, semakin banyak monyet yang masuk ke pemukiman.

Kelebihan Populasi

Menurut Balai TNGC, serbuan kawanan monyet ekor panjang diakibatkan ledakan populasi. "Ada indikasi semacam kelebihan populasi. Tapi, belum bisa saya pastikan. Karena membutuhkan penelitian dari akademisi," kata Kepala Seksi Wilayah I Kuningan TNGC, San Andre saat dihubungi detikcom, Kamis (23/1/2020).

Andre menerangkan kawasan hutan lindung habitat monyet tersebut lokasinya tidak jauh dari perkampungan warga. Sehingga, lanjut dia, kawanan monyet kerap masuk ke perkampungan untuk mencari makanan.

"Kita juga upayakan untuk menambah pakan alami di hutan, caranya menanam buah-buahan seperti kondang dan lainnya. Untuk mengantisipasi agar satwa tak masuk pemukiman," kata Andre.

Lebih lanjut, Andre mengaku serbuan kawanan monyet itu sudah terjadi sejak lama. "Sebelumnya juga kita pernah melakukan semacam vasektomi, tapi tetap bertambah (populasi). Jadi sekarang kita tambah pakan alami," kata Andre.

Halaman

(mso/mso)