Kala Polisi Salurkan Bantuan untuk Suami-Istri Tunanetra di Bandung

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 22 Jan 2020 10:28 WIB
Foto:(Wisma Putra/detikcom)

Meski mereka hidup berdua, Asep sangat mengapresiasi perjuangan hidup pasangan penyandang tunanetra ini. Pasalnya, seluruh kegiatan mereka lakukan berdua walau tidak bisa melihat.

"Masak bisa, ya karena sudah biasa jadi sudah tahu seperti apa-apa. Bahanya saya beli ke pasar, jalannya sudah tahu karena sudah terbiasa juga," ujarnya.

Pengakuan itu membuat hati Asep dan rombongannya terenyuh. Pasalnya, di tengah keterbatasannya mereka bisa bertahan hidup.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, pasangan tuna netra ini membuka praktek pijat di rumahnya. Pasien pria ditangani Asep dan wanita ditangani oleh Cucu.

"Pekerjaan mijet, sudah lama saya membuka jasa pijat, belajar pijat waktu pas SLB akhir (setara SMA). Istri juga sama. Alhamdullilah penghasilan ada hanya untuk makan mah," jelasnya.

Selain diberikan sembako, Holik dan Cucu juga diberikan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan Dokpol Polresta Bandung. Dokter memeriksa kondisi kesehatan keduanya.

Selain itu juga, Kapolsek Pasirjambu AKP Asep Dedi akan memberikan bantuan perbaikan rumah miliki Holik. Pasalnya, kondisi rumah Holik sudah sangat mengkhawatirkan.

"Mereka tinggal di tanah milik PT KAI, meski begitu kami akan bantu perbaiki rumahnya, pasalnya rumah mereka sudah dalam keadaan rusak dan kami mengkhawatirkan keselamatan mereka. Dikhawatirkan karena bangunan rumah sudah usang dan banyak kayu yang lapuk rumah itu roboh," kata Asep.


Asep berujar, 'Tabungan Masa Depan' itu digulirkan bertujuan agar seluruh anggotanya bisa membagikan sedikit rezeki untuk saudara-saudaranya yang membutuhkan. "Saya ajak mereka untuk berbagi, berbagi dengan saudara-saudaranya yang membutuhkan. Penyaluran sembako ini dilakukan sebulan sekali dengan jumlah sembako 30 paket," sebutnya.

"Mudah-mudahan banyak masyarakat lain yang tergugah hatinya dan sama-sama bisa berbagi. Ya mudah-mudahan ke depannya dari 30 paket bisa menjadi 50 paket bahkan 100 paket," pungkasnya.
(mso/mso)