Takut Ditangkap, Warga Garut Serahkan 2 Ekor Kukang ke BKSDA

Hakim Ghani - detikNews
Senin, 20 Jan 2020 14:42 WIB
Kukang yang diserahkan ke BKSDA Garut. (Foto: Hakim Ghani/detikcom)
Garut - Dua ekor kukang diterima petugas BKSDA Wilayah V Garut. Kukang tersebut awalnya hasil tangkapan warga Desa Cibugel, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Lantaran takut ditangkap aparat, warga akhirnya menyerahkan hewan dilindungi itu ke pihak berwenang.

Kasi KSDA Wilayah V Garut Dodi Arisandi menjelaskan dua ekor kukang itu akan diperiksa kesehatannya. "Ini perlu dikarantina dulu. Biasanya kukang yang ditemukan warga itu gigi taringnya dipotong. Kalau taringnya dipotong, nantinya dia tidak bisa survive di habitatnya," ucap Dodi kepada wartawan di kantor BKSDA Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Senin (20/1/2020).


Penyerahan kukang itu dilakukan oleh warga Desa Cibugel. Hermansyah, perwakilan warga, mengatakan dua ekor kukang itu ditemukan warga sepekan lalu.

"Kukang yang ditangkap itu induk sama anaknya. Itu ditangkap di pohon alpukat," ucap Herman di tempat yang sama.

Pada awalnya, ia menjelaskan, warga enggan menyerahkan kukang tersebut ke BKSDA. Herman mengingatkan bahwa warga dapat diproses hukum.

"Kemudian saya beri pemahaman ke warga kalau kukang adalah hewan dilindungi. Setelah tahu dampak hukumnya, warga akhirnya menyerahkan ke saya," ujar Herman.

Kedua kukang itu kini berada di rumah aman BKSDA. Rencananya, dua kukang itu dikarantina dan dicek kondisi kesehatannya sebelum dilepasliarkan kembali.



Tonton juga Si Raja Tega dari Garut, Siram Istri dengan Air Mendidih :

[Gambas:Video 20detik]

(bbn/bbn)