LAPI ITB Klaim Pengeboman Gunung untuk Proyek Kereta Cepat Aman

Yudha Maulana - detikNews
Jumat, 17 Jan 2020 21:35 WIB
Uji coba peledakan gunung bohong untuk kereta api cepat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung Barat - Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengklaim pengeboman untuk proyek terowongan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Gunungbohong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, tetap aman.

"Kita sudah siapkan desain peledakan yang aman dan warga sudah menerima dengan beberapa pertanyaan yang kami jawab secara teknis," kata Koordinator Pekerjaan LAPI ITB Ganda Simangunsong saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Sebelumnya, LAPI ITB membuat kajian dampak peledakan Terowongan 11 terhadap ratusan rumah di Kompleks Tipar Silih Asih, Desa Laksanamekar, Padalarang, selama kurang lebih dua bulan.


Warga sempat resah, karena peledakan yang dilakukan PT CREC selaku pelaksana proyek kereta cepat membuat puluhan rumah mengalami keretakan dengan skala beragam.

LAPI ITB pun melakukan uji coba peledakan pada 27 Desember 2019, dengan menguji tiga titik ledakan dengan masing-masing lima lubang ledak. Tim pun memakai intensity meter dan crack meter untuk mengukur getaran.

"Ini aman, tapi tergantung desain peledakan, kalau jarak semakin dekat dengan rumah warga, pakai yang lemah (daya ledaknya). Kalau jauh bisa yang gede daya ledaknya," ujarnya.

"Menurut kajian kami, peledakan ini bisa dilanjutkan dengan beberapa syarat yang harus diikuti KCIC, hari ini kami melakukan sosialisasi kajian kepada warga," ucap Ganda melanjutkan.


Dikdik Setyobudi (52), Koordinator Warga di Kompleks Tipar Silihasih mengatakan, warga masih belum sepenuhnya menerima hasil kajian yang dilakukan LAPI ITB.

"Karena dari sosialisasi tadi, tidak ada penjelasan rinci terkait Analisis Menganai Dampak Lingkungan (AMDAL) apakah berbahaya atau tidak, kami khawatir bila terjadi hal yang tidak diinginkan," kata Dikdik. (bbn/bbn)