Jabar Sepekan: Mahasiswa Tewas di Gua Lele, Koboi Brutal, Novanto Pindah ke Cipinang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Sabtu, 28 Des 2019 09:13 WIB
Proses evakuasi korban di Gua Lele Karawang. (Foto: DOK.Kantor SAR Bandung)
Bandung - Sejumlah peristiwa mewarnai pekan terakhir di tahun 2019. Berita-berita dan informasi pun menyedot perhatian pembaca detikcom.

Berbagai peristiwa di pekan ini muncul dari mahasiswa meninggal di Gua Lele hingga mantan Ketua DPR RI yang dipindah ke Lapas Cipinang untuk berobat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Berikut rangkuman berita selama sepekan yang menyedot perhatian pembaca :

Tiga Mahasiswa Tewas di Gua Lele Karawang

Tiga mahasiswa tewas di dalam Gua Lele, Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan. Selama 12 jam lebih mereka terjebak di gua tersebut. Ketiganya merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Singaperbangsa Karawang (Mapalaska).

Tiga orang meninggal atas nama A.N Erisa Rifan (20), Alief Rindu (19), Ainan Fatimatuzahro (19). Ketiganya berhasil dievakuasi tim gabungan dalam operasi penyelamatan pada Senin subuh (23/12/2019).


Wido Arya Ritaldi, Ketua Umum Mapalaska menuturkan, susur gua dimulai pada Minggu (22/12/2019) sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, cuaca terpantau cerah. "Sehingga tim berani masuk ke dalam gua. Namun sekira pukul tiga sore hujan mulai turun. Lima orang yang turun di kedalaman 30 meter," kata Wido saat dihubungi detikcom, Senin (23/12/2019).

Wido menuturkan ketiga korban tak selamat karena posisinya paling dalam. Adapun dua orang lainnya berhasil ditemukan dalam keadaan pingsan. Meninggalnya ketiga mahasiswa ini berawal saat 15 mahasiswa melakukan caving atau susur gua di Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari Kecamatan Pangkalan. Mereka terdiri dari 9 orang Mahasiswa Unsika dan 6 orang Mahasiswa Polibisnis Purwakarta.

"Kami mendapat permintaan dari mahasiswa Polibisnis Purwakarta untuk sharing soal susur gua. Akhirnya kami bawa teman-teman ke Gua Dayeuh," kata Wido.

Saat tiba di Goa Lele pada Minggu (23/12/2019) siang, tim dipecah, 6 orang standby di camp yang terletak 20 meter dari gua, 3 orang berjaga di luar gua, 3 orang berjaga di bawah mulut gua. Adapun 5 orang turun ke dalam gua.

"Jadi total ada delapan orang yang masuk ke gua. Tiga orang berjaga dekat mulut gua, lima orang turun ke bawah," tutur Wido.


Namun belasan mahasiswa itu tak menyangka cuaca berubah drastis dalam waktu kurang dari satu jam. Setelah tim setengah jam di dalam gua, waktu menunjukkan pukul setengah tiga, awan tiba-tiba mendung. "Hujan turun dengan lebat," kata Wido.

Begitu hujan turun, kata Wido, tiga orang yang bertugas di mulut gua, sempat memberikan informasi kepada tim yang bertugas di dekat mulut gua. Tiga orang yang berjaga kemudian meneruskan informasi perubahan cuaca kepada lima orang yang sedang eksplor di dalam. "Akhirnya tim eksplore segera menarik diri untuk kembali," kata Wido.

Lima orang itu, ungkap Wido mencoba bergerak dengan cepat. Namun saat kedalaman 30 meter di bawah tanah, air tiba- tiba masuk ke dalam gua. Saat itu, air tiba- tiba muncul dari semua celah dan lubang gua.

"Mereka keburu kena banjir bandang yang muncul dari segala arah," kata Wido.

Kelimanya terjebak selama 12 jam. Dua orang ditemukan pingsan dan tiga meninggal.

Koboi Brutal Tembak Pedagang Kopi di Padalarang

Penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) terjadi di depan Gerbang Tol (GT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Jumat (20/12/2019) dini hari. Dalam kejadian ini, Agus Sumpena (50) seorang pedagang kopi asongan selamat dan hanya mengalami luka pada dahi, pipi dan lengan sebelah kiri.

"Kejadiannya sekitar jam 04.00 WIB, saat itu saya berdagang kopi dengan teman-teman pedagang lainnya," ujar Agus saat ditemui detikcom di GT Padalarang, Minggu (22/12/2019).


Ketika itu, kata Agus, datang sebuah mobil Avanza berwarna putih terparkir kurang lebih 10 meter dari jongko yang dijaganya dari arah Padalarang. Kemudian, turun tiga orang bermasker yang menenteng benda diduga senjata api di tangan.

"Tanpa basa basi, pipi sebelah kiri saya ditembak. Saya menoleh, kemudian saya diberondong lagi. Saya mencoba menahan dengan menyilangkan lengan, teman-teman saya juga syok," ujarnya.

Penembakan tersebut berakhir, hingga seseorang di antara tiga orang tersebut menghentikan rekannya. Ketiga orang tersebut langsung masuk kembali ke dalam mobil dengan santainya.

"Mereka langsung melarikan diri ke arah GT Padalarang. Saya dan rekan hanya bisa diam karena bingung dan tegang," katanya.


Agus dibantu oleh rekannya kemudian mendapatkan perawatan pertama di RS Cahya Kawaluyaan Padalarang. Kemudian dirujuk kembali ke RS Cibabat untuk mengeluarkan proyektil dari peluru senjata yang diduga berjenis airgun itu.

"Ada tiga proyektil yang saya temukan. Setelah itu saya lanjutkan lagi dagang sampai pukul 06.00 WIB," ujarnya.

Tim gabungan Polres Cimahi dan Polda Jabar dibentuk untuk mengusut aksi koboi brutal penembak pedagang kopi asongan di dekat Gerbang Tol (GT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

"Yang pasti dengan kejadian ini cukup meresahkan bagi warga karena pada saat kejadian itu Subuh dan belum diketahui motifnya, oleh karena itu ini juga dapat perhatian dari pimpinan dan kami dibentuk tim gabungan Polsek Padalarang, Polres Cimahi dan Polda Jabar," kata Yohannes, Selasa (24/12/2019).

Predator Anak Cabuli 17 Bocah

Aksi bejat predator anak, Sahwan Nasution (29), berakhir di balik jeruji besi. Pria berprofesi sebagai pedagang itu dilaporkan telah mencabuli 17 lelaki bocah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tindakan asusila Sahwan pertama kali tercium saat salah seorang orang tua korban melaporkan perbuatan pelaku ke kepala sekolah. Pihak sekolah pun kemudian berinisiatif untuk mencari korban dari predator tersebut.

"Pelaku mengaku melakukan perbuatannya sejak 2017 lalu. Keterangan pelaku, dia ini melakukan perbuatannya terakhir kali minggu lalu," kata Kapolres Cimahi AKBP Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kapolsek Cisarua Kompol Ikhwan Heriyanto, Selasa (24/12/2019).


Pelaku menjalankan modusnya dengan mengiming-imingi uang Rp 5 ribu dan sejumlah makanan serta minuman ringan kepada korban. Sebab, lokasi pelaku berjualan tak jauh dari sekolah korbannya.

"Korban dipaksa membuka celana tersangka dan melakukan perbuatan tidak pantas. Nanti dalam penyidikan akan dituangkan. Umur korban 10-12 tahun," ujar Yoris.

Polisi terus menyelidiki kemungkinan ada korban-korban lainnya. "Kami masih menyangsikan jumlah korban, karena ada kemungkinan bisa bertambah. Ini yang akan kami bina bersama KPAI Bandung Barat," kata Yoris.

Sahwan melanggar Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ia terancam 15 tahun penjara.

Setya Novanto Sakit dan Dipindah ke LP Cipinang

Setya Novanto dipindahkan sementara dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Cipinang. Mantan Ketua DPR RI itu dipindahkan lantaran tengah berobat ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta.

"Iya benar (dipindahkan ke LP Cipinang)," ucap Kalapas Sukamiskin Abdul Karim kepada detikcom via pesan singkat, Jumat (27/12/2019).

Karim mengatakan pemindahan Novanto ke LP Cipinang ini bersifat sementara. Novanto keluar dari Lapas Sukamiskin sejak Kamis (26/12) kemarin pukul 05.00 WIB. "Sampai kapan, itu tergantung dokter RSPAD. Untuk pengawasan langsung dari LP Cipinang. Dia rawat jalan," tuturnya.


Karim menyatakan Novanto mengeluhkan sakit. Menurutnya, ada bintik merah di bagian punggung Novanto. Karim pun memberikan sejumlah foto yang menunjukkan bintik merah di punggung Novanto. "Sakitnya demam dan ada bintik merah di kulit," kata dia.

Terpidana kasus korupsi e-KTP itu dirawat di RSPAD berdasarkan rujukan dokter lapas dan RSHS Bandung.

"Rujukannya dari dokter lapas ke RSHS Bandung. Lalu dari RSHS Bandung dirujuk ke Jakarta (RSPAD). Rujukannya dari dokter spesialis syaraf pada 27 November 2019," ucap Karim.

Dari rujukan tersebut, pihak Lapas Sukamiskin menggelar sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Dari sidang tersebut, Novanto disetujui untuk dirujuk ke RSPAD. Novanto pun keluar Lapas Sukamiskin pada Kamis (26/12/2019) pukul 05.00 WIB. Dari foto yang diterima detikcom, Novanto terlihat menggunakan kursi roda.

Novanto lalu diberangkatkan menuju Lapas Cipinang menggunakan mobil ambulans lengkap dengan pengawalan dari petugas lapas dan kepolisian. Novanto dipindahkan ke Lapas Cipinang selama menjalani perawatan.

Tiba di Cipinang, Novanto lalu dibawa ke RSPAD untuk menjalani perawatan medis. Selama menjalani perawatan, Novanto berada dalam pengawasan petugas LP Cipinang.

"Setiap warga binaan yang melewati antar provinsi prosedurnya di titip di lapas setempat. Karena rujukan berobatnya ke RSPAD Jakarta, maka yang bersangkutan dititip di LP 1 Cipinang," tutur Karim.


Novanto mengeluhkan demam. Selain itu, ada bintik merah di punggung Novanto. Karim pun memberikan foto bintik merah yang dialami Novanto.

Karim belum mengetahui sampai kapan Novanto berada di RSPAD. Menurut dia, hal itu tergantung dari hasil pemeriksaan medis dokter. "(Waktunya) tergantung dokter RSPAD," kata Karim. (mud/bbn)