Roud-Up

Detik-detik Penghancuran Rumah Warga untuk Proyek Rumah Deret Tamansari

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 08:52 WIB
Suasana saling dorong saat dilaukan proses penertiban. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Sementara warga yang selama ini bertahan dan kini rumahnya digusur belum menentukan nasib mereka. Bahkan kemarin malam usai penggusuran, warga masih bertahan dan mengungsi di Masjid Al Islam yang berada di dekat area gusuran.

Wali Kota Bandung Oded M Danial pada malam harinya datang ke area gusuran guna menemui warga. Namun Oded yang datang dengan Sekda Ema Sumarna menemui korban penggusuran di salah satu rumah warga, bukan di masjid tempat pengungsian.

Kehadiran Oded ini untuk mendengar keinginan warga terdampak. Oded pun menyepakati keinginan warga yang memilih mencari kontrakan ketimbang dipindah ke Rusunawa Rancacili.

"Itu sudah kita sepakati, sama dengan yang lain, kita akan berikan kepada mereka kontrakan," kata Oded.

"Satu tahun, yang lain juga sama, Insyaallah mudah-mudahan pembangunan ini juga kami akan mempercepat, mudah-mudahan enam bulan (selesai), paling lama satu tahun," kata Oded menambahkan.

Sementara itu Pemkot Bandung memagari area gusuran dengan pagar seng aluminium usai penggusuran Pemkot menyebut akan segera melakukan proses pembangunan proyek rumah deret agar warga bisa kembali menempati area itu.

Menurut rencana, proses pembangunan rumah deret akan dimulai dalam waktu dekat. Pembangunan tahap pertama sebanyak 200 unit ditargetkan pada Juni 2020 mendatang.

"Kalau perkiraan kita pematangan lahan satu bulan. Itu bagian dari total pelaksanaan enam bulan. Jadi diharapkan Juni 2020 sudah punya rumah deret yang untuk tahap satu sebanyak 200 unit," ucap Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertahanan dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Dadang Darmawan.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4