Roud-Up

Detik-detik Penghancuran Rumah Warga untuk Proyek Rumah Deret Tamansari

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Jumat, 13 Des 2019 08:52 WIB
Suasana saling dorong saat dilaukan proses penertiban. (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)

Kericuhan kembali terjadi pada siang menjelang sore hari saat proses penertiban dilakukan. Sejumlah pemuda melakukan perlawanan guna menghentikan proses penggusuran. Aksi penolakan ini pun berujung pada ditembakkannya gas air mata oleh pihak kepolisian.

Sebanyak 25 orang diamankan polisi imbas dari kericuhan itu. Tiga orang di antaranya kedapatan membawa senjata tajam.

"Dalam hal ini terkait dampak daripada kegiatan penertiban oleh Satpol PP, telah diamankan sebanyak 25 orang oleh kepolisian yang kita serahkan ke Satpol PP. Diamankan terkait dengan pelanggaran ketertiban yang diatur dalam Perda," ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko.

"Kemudian di antara 25 ada tiga yang dibawa ke Polrestabes (Bandung) yang didalami terkait dengan membawa senjata tajam. Barang bukti itu kita dapatkan dari badannya," kata Truno menambahkan.

Proses penggusuran ini pun mendapat sorotan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung selaku kuasa hukum warga. LBH menilai, proses penggusuran cacat prosedur.

"Penggusuran ini dilakukan oleh Satpol PP Kota Bandung dengan tidak sesuai prosedur dan melanggar HAM disaat proses pengadilan masih berlangsung," ucap Direkur LBH Bandung Willy Hanafi dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (12/12/2019).

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4